Awal 2026, Pembiayaan UMKM oleh Bank Jakarta Tembus Rp10,46 Triliun

  • 26 Jun 2026 18:44 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Strategi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dalam memadukan tata kelola kota pintar (smart city), dengan digitalisasi sektor perbankan, mulai membuahkan hasil nyata. Sinergi itu terbukti sukses, mendorong pertumbuhan ekonomi akar rumput, melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Ibu Kota.

Keberhasilan kolaborasi itu, tercermin dari realisasi penyaluran Kredit, dan Pembiayaan UMKM oleh Bank Jakarta, yang menembus angka Rp10,46 triliun, pada Triwulan I-2026. Angka itu mencatatkan pertumbuhan impresif sebesar 26,27%, secara year-on-year (YoY).

Selain itu, capaian itu juga merangkul sedikitnya 2.208 debitur. Yang merupakan pelaku usaha binaan langsung Pemprov DKI, di bawah payung program Jakpreneur.

Dampak positif dari integrasi kebijakan dan pembiayaan digital itu, membuahkan apresiasi nasional. Dalam ajang Cita Loka Fest 2026, yang digelar oleh Tribun Network di Jakarta, Selasa, 24 Juni 2026, baik Pemprov DKI Jakarta maupun Bank Jakarta, sukses memboyong penghargaan bergengsi.

Pemprov DKI Jakarta dianugerahi penghargaan Anugerah Daerah Terbaik, dalam Membangun Tata Kelola yang Mendengar lewat inovasi Jakarta Smart City. Bank Jakarta menyabet penghargaan, Anugerah Badan Usaha Penggerak Keberdayaan Digitalisasi UMKM.

Di sisi hilir, Bank Jakarta berperan sebagai mesin penggerak finansial. Yang menerjemahkan aspirasi warga tersebut, ke dalam akses permodalan berbasis digital.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, menyatakan pencapaian dan penghargaan itu, menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem usaha yang inklusif, dan kompetitif bagi pelaku UMKM. "Bank Jakarta akan terus memperkuat perannya, sebagai mitra strategis bagi pelaku UMKM, melalui berbagai produk pembiayaan, layanan perbankan digital, serta kolaborasi dengan berbagai pihak," ujar Agus.

Senada dengan hal itu, Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menyatakan sinergi itu merupakan komitmen jangka panjang, untuk mengawal transformasi digital di Jakarta. "Akses keuangan yang diperluas dan pemanfaatan teknologi digital, diyakini menjadi kunci utama dalam mendongkrak daya saing UMKM," ucapnya.

Langkah agresif Pemprov DKI dan Bank Jakarta dalam mendigitalisasi UMKM, diproyeksikan menjadi pilar krusial, untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi daerah. Sekaligus memuluskan transisi Jakarta menjadi kota global, yang inklusif dan berdaya saing tinggi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....