UKM Warga Rusunawa Marunda Dongkrak Ekonomi Keluarga
- 04 Apr 2026 08:34 WIB
- Jakarta
RRI. CO. ID, Jakarta– Rusunawa Marunda kini tengah bersiap memasuki babak baru. Melalui program pemberdayaan masyarakat dan rencana revitalisasi besar-besaran, hunian vertikal di Jakarta Utara ini berusaha melepas stigma negatif yang selama ini melekat.
Bang Didi (49), salah satu warga senior yang telah menetap di Blok Bandeng, Klaster A sejak tahun 2007, berbagi kisahnya mengenai dinamika hidup di Rusunawa Marunda. Selama 18 tahun tinggal di sana, ia mengakui bahwa masalah tunggakan sewa rumah susun sempat menjadi kendala bagi sebagian warga, termasuk dirinya di masa lalu.
"Dulu saya pernah nunggak, tapi alhamdulillah karena ada niat dan kesepakatan sewa, sekarang sudah tidak ada tunggakan lagi," ujar Bang Didi saat diwawancarai RRI Jakarta Sabtu 3 April 2026.
Untuk mengatasi persoalan ekonomi warga, Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) kini aktif menjalankan program pemberdayaan melalui Usaha Kecil Menengah (UKM). Berbagai kegiatan seperti pasar malam dan pelatihan kreativitas mulai digalakkan untuk menciptakan sumber rezeki baru bagi warga.
Bang Didi yang juga aktif memonitor warga di Klaster A menyambut baik langkah ini. Menurutnya, meski dampaknya belum mencapai 100%, namun progres ke arah kemandirian ekonomi sudah mulai terlihat.
"Pemberdayaan ini tidak seperti simsalabim yang langsung mendongkrak ekonomi. Ini dilakukan bertahap. Harapan kami dalam setahun bisa mencapai 50%, lalu 70%, hingga akhirnya semua masyarakat bisa menghasilkan ekonomi produktif sendiri," kata Bang Didi menambahkan.
Selain pemberdayaan ekonomi, tantangan terbesar Rusunawa Marunda adalah menghapus stigma sebagai kawasan yang negatif atau terbengkalai. Bang Didi berharap ke depannya Marunda bisa dikenal sebagai "Kampung Budaya," "Kampung Wisata," atau "Kampung Kreativitas" yang melek teknologi.
Harapan ini sejalan dengan rencana pemerintah untuk melakukan revitalisasi total. Tower-tower yang sudah tidak layak huni akan dirubuhkan dan digantikan dengan 20 tower baru yang lebih modern dan aman.
"Kami menyambut baik revitalisasi ini. Jangan sampai saudara-saudara kita yang sekarang direlokasi ke tempat lain seperti Nagrak terbengkalai terlalu lama. Mereka harus bisa kembali ke sini dengan hunian yang lebih layak," ujar Bang Didi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....