Pentingnya Keberanian Dalam Membangun UMKM Tangguh

  • 05 Des 2025 20:25 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman menegaskan, keberanian merupakan fondasi utama dalam membentuk wirausaha hebat di Indonesia. Hal itu disampaikan Maman dalam agenda Apresiasi Wirausaha Inspiratif 2025 yang berlangsung di Jakarta, pada Senin (1/12/2025). Dalam sambutannya, Menteri Maman menyoroti banyaknya pelaku UMKM yang memiliki ide brilian dan perencanaan bisnis yang matang, namun menghadapi keraguan ketika harus menentukan keputusan penting untuk menjalankan langkah usaha.

“Risk taking itu tidak sesederhana yang kita ucapkan. Banyak yang punya konsep luar biasa, tetapi ketika harus mengambil keputusan untuk mengeksekusinya, keberanian itu sering kali hilang,” ujar Maman.

Ia menjelaskan, membangun rasa percaya diri dan optimisme menjadi modal awal bagi pelaku usaha untuk terus berkembang dan menumbuhkan inovasi dalam bisnis. Di samping itu, menurutnya, ajang Apresiasi Wirausaha Inspiratif 2025 merupakan momentum nasional untuk mendorong kreativitas serta meningkatkan daya saing produk UMKM di berbagai sektor.

“Pertama, memberikan optimisme kepada para entrepreneur dan UMKM agar mulai bangkit, serius berinovasi, dan meningkatkan kreativitas produk anak negeri. Kedua, ini adalah bagian dari self control dan komitmen kita untuk terus mendorong kebijakan yang pro terhadap UMKM di Indonesia,” katanya.

Menteri Maman menilai karakter kewirausahaan yang kuat akan membentuk pola pikir yang tepat dalam memulai usaha, mengidentifikasi peluang, mengelola bisnis, hingga melakukan pengembangan secara berkelanjutan. Ia menambahkan, pemerintah berkomitmen untuk menyediakan ruang dan kesempatan nyata sebagai dukungan pertumbuhan pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

“Di sini peran pemerintah, bukan hanya memberi motivasi, tetapi juga menghadirkan ruang tumbuh dan peluang yang konkret,” ucap Maman.

Adapun sepanjang tahun 2025, Kementerian UMKM melalui Deputi Bidang Kewirausahaan telah memfasilitasi dan memberikan pendampingan kepada 6.926 wirausaha, dengan menyelenggarakan 73 kegiatan di 12 provinsi, serta menggandeng 34 mitra melalui platform Entrepreneur Hub.

Menteri Maman juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi. Termasuk lembaga pembiayaan dan korporasi swasta, yang dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan.

“Akselerasi akan lebih cepat jika kita kolaborasikan dengan pembiayaan dan kemitraan swasta. Inilah ekosistem yang ingin kita bangun,” ujar Maman.

(Zahra Nurhidayah – Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....