Ubi Biru Hadirkan Camilan Sehat, Dorong Gaya Hidup Produktif Masyarakat Urban
- 21 Jun 2026 19:48 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Kesibukan dan mobilitas tinggi masyarakat perkotaan sering kali membuat pola makan sehat terabaikan. Banyak orang memilih camilan instan dan gorengan sebagai solusi praktis di tengah aktivitas yang padat. Fenomena ini menjadi topik menarik dalam program Teras UMKM RRI Pro 4 Jakarta yang dipandu oleh Tiara Adinda pada Kamis (18/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, hadir Egi Sahabat, pemilik usaha kuliner Ubi Biru, yang berbagi kisah mengenai usahanya dalam menghadirkan alternatif camilan sehat bagi masyarakat Jakarta. Berlokasi di Pasar Santa, Jakarta Selatan, Ubi Biru menawarkan sajian berbahan dasar Ubi Madu Cilembu yang diproses tanpa digoreng sehingga tetap mempertahankan kandungan nutrisi alaminya.
Menurut Egi, ubi yang digunakan dipanggang menggunakan oven selama satu hingga dua jam hingga menghasilkan cairan manis alami yang menyerupai madu. Metode pengolahan ini dipilih untuk menjaga cita rasa sekaligus manfaat kesehatan yang terkandung dalam ubi tersebut. “Sejak hampir tiga tahun lalu, kami ingin menghadirkan pilihan makanan yang lebih sehat dan mengedukasi masyarakat, khususnya generasi milenial dan Gen Z, bahwa camilan sehat juga bisa terasa nikmat,” ujarnya.
Pemilihan Ubi Madu Cilembu sebagai menu utama bukan tanpa alasan. Komoditas lokal asal Indonesia ini dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan, mulai dari mendukung kesehatan mata, menjaga kesehatan kulit, hingga menjadi pilihan yang baik bagi mereka yang sedang menjalani program diet.
Untuk mengikuti selera konsumen modern, Ubi Biru menghadirkan sejumlah inovasi menu dengan tambahan topping premium seperti butter wisman impor, keju, hingga brulee ala Jepang yang dibakar menggunakan teknik torch sehingga menghasilkan lapisan karamel yang khas. Perpaduan antara manis alami ubi dan gurihnya topping menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan.
Tidak hanya itu, Ubi Biru juga menyediakan beragam pilihan minuman pendamping, termasuk kopi hitam nusantara tanpa gula dan minuman non-kopi. Menurut Egi, kombinasi kopi hitam dan ubi madu hangat menjadi pasangan yang saling melengkapi untuk dinikmati saat bekerja, bersantai, maupun berkumpul bersama komunitas.
Melalui media sosial, Ubi Biru aktif mengajak masyarakat untuk menjadikan konsumsi makanan sehat sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. Sasaran utamanya adalah pekerja urban, komunitas olahraga, hingga para pencinta aktivitas luar ruang yang membutuhkan asupan energi sehat untuk menunjang produktivitas.
Memasuki tahun ketiga operasionalnya, Egi juga membagikan sejumlah pesan bagi masyarakat yang ingin memulai usaha kuliner. Ia menekankan pentingnya keberanian untuk memulai, kemampuan melihat peluang lokasi yang strategis, serta menjaga kualitas produk dan pelayanan secara konsisten. “Yang terpenting adalah berani memulai dan menjaga kualitas. Konsumen akan kembali jika produk yang kita tawarkan memang memiliki kualitas yang baik dan konsisten,” jelasnya.
Melalui Ubi Biru, Egi berharap ubi jalar yang selama ini identik dengan makanan tradisional dapat kembali mendapat tempat di hati masyarakat modern. Dengan menghadirkan konsep yang lebih kekinian dan sehat, ia optimistis ubi madu dapat menjadi pilihan camilan yang tidak hanya lezat, tetapi juga mendukung kesehatan dan produktivitas masyarakat urban.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....