Dari Ombak Menjadi Harapan, Pelaku Usaha Pesisir Bangkit Bersama Bank Jakarta
- 13 Jul 2026 17:25 WIB
- Jakarta
RRI. CO. ID, JAKARTA - Mentari pagi baru saja menghangatkan langit pesisir Cilincing, Jakarta Utara. Perahu-perahu nelayan perlahan kembali merapat setelah semalaman bertarung dengan ombak Teluk Jakarta. Di dermaga sederhana Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Cilincing, tumpukan ikan segar berpindah tangan. Kesibukan itu bukan sekadar rutinitas, tetapi denyut kehidupan ribuan keluarga yang menggantungkan harapan dari laut.
Kehidupan masyarakat pesisir tidak selalu berjalan tenang. Cuaca yang sulit diprediksi, hasil tangkapan yang naik turun, hingga keterbatasan modal usaha menjadi tantangan yang terus dihadapi nelayan dan pelaku usaha kecil di kawasan tersebut.
Di tengah berbagai tantangan itu, kehadiran Bank Jakarta menjadi salah satu penggerak yang membantu membuka peluang baru bagi masyarakat pesisir. Tidak hanya menyediakan akses pembiayaan, Bank Jakarta juga memperkuat kapasitas pelaku UMKM melalui pendampingan dan kemudahan layanan yang dirancang agar lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Mulyanto (45), nelayan sekaligus pelaku usaha pengolahan ikan asin di Cilincing. Bertahun-tahun ia mengembangkan usahanya dengan modal terbatas sehingga sulit meningkatkan produksi.
"Sebelumnya saya sering menunda membeli bahan baku karena modal tidak cukup. Kalau hasil tangkapan sedang sedikit, usaha ikut tersendat. Setelah mendapat akses pembiayaan dari Bank Jakarta, usaha kami bisa berjalan lebih stabil," tutur Mul panggilan akrabnya kepada RRI Jakarta. Senin 13 Juli 2026.
Dengan tambahan modal tersebut, Mul mengaku mampu membeli alat pengering yang lebih baik, memperluas jaringan pemasaran, serta meningkatkan kualitas produk olahan hasil laut yang kini dipasarkan ke sejumlah wilayah di Jakarta.
Tidak hanya Mul. Maimunah (39), pelaku usaha makanan olahan berbahan dasar hasil laut berupa kerupuk ikan cucut, juga merasakan perubahan serupa. Ia mengaku kemudahan proses pembiayaan membuat usahanya berkembang lebih cepat dibanding beberapa tahun sebelumnya.
"Yang saya rasakan bukan hanya soal modal. Kami juga mendapat banyak masukan tentang bagaimana mengelola usaha, mencatat keuangan, hingga mengembangkan produk agar lebih menarik. Itu sangat membantu pelaku usaha kecil seperti kami," katanya.
Bagi masyarakat pesisir, modal usaha bukan sekadar angka dalam rekening. Modal adalah kesempatan membeli jaring baru, memperbaiki mesin kapal, menambah alat produksi, hingga memberikan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak mereka.
Melalui dukungan kepada UMKM, Bank Jakarta berupaya menghadirkan layanan keuangan yang mudah diakses oleh masyarakat, sekaligus mendorong pelaku usaha agar mampu tumbuh secara berkelanjutan. Pendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat ekonomi lokal yang tertinggal, terutama di kawasan pesisir yang memiliki potensi besar namun masih menghadapi berbagai keterbatasan.
Sementara Kubil ketua kelompok nelayan kawasan Cilincing-Marunda, menilai kemudahan akses pembiayaan telah memberikan dampak nyata bagi anggotanya.
"Banyak nelayan yang sekarang lebih percaya diri mengembangkan usahanya. Mereka tidak hanya menjual hasil tangkapan, tetapi mulai mengolahnya menjadi produk bernilai tambah. Dampaknya tentu pada peningkatan pendapatan keluarga," ujarnya.
Berkembangnya usaha-usaha kecil di pesisir juga memberikan efek berantai. Lapangan kerja baru mulai tercipta, roda ekonomi kampung nelayan Cilincing bergerak lebih dinamis, dan semakin banyak keluarga yang merasakan manfaat dari meningkatnya aktivitas usaha.
Di balik riuh suara mesin kapal dan aroma laut yang khas, tersimpan kisah tentang semangat masyarakat yang tak pernah padam. Mereka percaya bahwa kesejahteraan tidak datang begitu saja, melainkan dibangun melalui kerja keras, keberanian berusaha, serta dukungan dari berbagai pihak.
Di pesisir Cilincing, harapan itu kini tumbuh bersama geliat UMKM yang semakin kuat. Dengan akses pembiayaan yang lebih mudah, peningkatan kapasitas usaha, dan pendampingan yang berkelanjutan, Bank Jakarta hadir sebagai mitra yang membantu masyarakat pesisir mengubah tantangan menjadi peluang.
Karena pada akhirnya, membangun ekonomi pesisir bukan hanya tentang memperkuat usaha, tetapi juga menjaga mimpi para nelayan agar tetap berlayar menuju masa depan yang lebih sejahtera.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....