Dividen Bank Mandiri Tahun 2026 Capai Rp50,63 Triliun

  • 02 Okt 2026 19:33 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) tetap membagikan dividen dalam jumlah besar di tengah ekspansi kredit dan pertumbuhan laba sepanjang 2026. Total dividen yang telah dibayarkan atau ditetapkan perseroan untuk kalender 2026 mencapai sekitar Rp50,63 triliun.

Head of Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana mengatakan kebijakan dividen Bank Mandiri tergolong ramah bagi pemegang saham. Untuk tahun buku 2025, perseroan membagikan sekitar Rp44,47 triliun dari laba bersih Rp56,3 triliun atau dengan payout ratio sekitar 79%.

“Payout BMRI termasuk yang paling ramah bagi pemegang saham di bank besar,” kata Wawan, melalui keterangan tertulis, Jumat, 2 September 2026.

Selain dividen tahun buku 2025, Bank Mandiri telah menetapkan dividen interim 2026 sebesar Rp6,16 triliun atau Rp66 per saham. Dengan demikian, total dividen yang telah dibayarkan maupun ditetapkan untuk kalender 2026 mencapai sekitar Rp50,63 triliun.

Menurut Wawan, besarnya pembagian dividen tersebut juga tercermin dari dividend yield BMRI yang masih berada di level dua digit. Di sisi lain, keputusan membagikan dividen interim Rp66 per saham disebut menunjukkan keyakinan manajemen terhadap kondisi fundamental perseroan.

Keyakinan tersebut sejalan dengan pertumbuhan bisnis Bank Mandiri hingga Agustus 2026. Kredit dan dana pihak ketiga (DPK) perseroan masing-masing tumbuh sekitar 17,6% secara tahunan, sementara laba bersih selama delapan bulan pertama 2026 meningkat 22,3%.

“Interim Rp66 per saham ini sinyal bahwa manajemen yakin fundamental kuat. Kredit dan DPK bank only Agustus tumbuh 17,6%, laba delapan bulan 22,3%. Modal dan likuiditas masih longgar, jadi ruang tumbuh tetap ada,” ujar Wawan.

Dengan kondisi tersebut, menurut Wawan, Bank Mandiri dapat menjalankan pembagian imbal hasil kepada pemegang saham sekaligus mempertahankan ruang untuk ekspansi bisnis. Dari sisi valuasi, Wawan menyebut harga saham BMRI belum tergolong mahal jika dibandingkan dengan konsensus analis.

Kombinasi antara pembagian dividen, pertumbuhan laba, dan ekspansi bisnis menjadi sejumlah faktor yang membuat saham Bank Mandiri masih menjadi perhatian investor. “Kalau mencari saham bank yang memberikan dividen jumbo sambil tetap ekspansi, BMRI masih menarik,” kata Wawan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....