Transaksi QRIS Jakarta Capai Rp4,63 Miliar, BI Dorong Perluasan Pembayaran Digital

  • 12 Agt 2026 10:31 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Volume transaksi QRIS di DKI Jakarta mencapai 4,63 miliar transaksi, menyumbang 36,92 persen dari total transaksi QRIS nasional.
  • Bank Indonesia secara resmi membuka Pekan QRIS Nasional 2026 di Pasar Rawa Bening, Jakarta Timur, pada Selasa, 11 Agustus 2026.
  • Pekan QRIS Nasional 2026 berlangsung hingga 15 Agustus 2026 dengan fokus pada pasar tradisional sebagai pusat ekonomi kerakyatan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Volume transaksi QRIS di DKI Jakarta mencapai 4,63 miliar transaksi atau 36,92 persen dari total transaksi QRIS nasional. Bank Indonesia (BI) pun terus mendorong perluasan penggunaan pembayaran digital tersebut, termasuk melalui Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026.

PQN 2026 Wilayah Jakarta resmi dibuka di Pasar Rawa Bening, Jakarta Timur, Selasa, 11 Agustus 2026. Kegiatan tersebut berlangsung hingga 15 Agustus 2026 dan berfokus pada pasar tradisional sebagai salah satu pusat ekonomi kerakyatan.

“Capaian transaksi QRIS tersebut menunjukkan posisi Jakarta sebagai provinsi dengan ekosistem digital terdepan di Indonesia. QRIS menjadi game changer pembayaran digital yang inklusif sekaligus memperkuat daya saing Jakarta sebagai kota global,” kata Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta Reny Julianie, dalam Opening Ceremony PQN 2026 Wilayah Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2026.

PQN 2026 digelar serentak di 46 Kantor Perwakilan Dalam Negeri BI. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan literasi dan akseptasi transaksi QRIS yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal.

Menurut Reny, Pasar Rawa Bening memiliki potensi besar karena dikenal sebagai Jakarta Gems Center. Pasar tersebut dikunjungi sekitar 2,2 juta orang setiap tahun, baik dari dalam maupun luar negeri.

QRIS yang telah dapat digunakan untuk pembayaran lintas negara menjadi salah satu fasilitas yang dapat dimanfaatkan dalam aktivitas transaksi di kawasan tersebut. “Potensi Pasar Rawa Bening sebagai Jakarta Gems Center yang dikunjungi sekitar 2,2 juta pengunjung per tahun, baik dari dalam maupun luar negeri,” ujar Reny.

Bersamaan dengan pembukaan PQN 2026, Kantor Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Perumda Pasar Jaya meluncurkan Pasar Jakarta TOKCER (Digital, Kolaboratif, Kalcer). Program tersebut menjadi visi bersama untuk mengembangkan ekosistem pasar tradisional yang inovatif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan era digital.

Sejumlah kegiatan disiapkan untuk meningkatkan kapasitas digital pedagang dan pengelola pasar. Di antaranya Barista Battle, Cooking Challenge, serta Workshop Digital Marketing dan Office Software.

Edukasi QRIS juga dikemas melalui lomba mural dan pemilihan batu bacan terfavorit. Selain itu, terdapat edukasi mengenai ekonomi hijau dan berkelanjutan melalui kegiatan pemilahan serta pengolahan sampah.

PQN 2026 Wilayah Jakarta juga menjadi momentum bagi BI untuk melanjutkan perluasan implementasi QRIS TAP. DKI Jakarta tercatat sebagai provinsi pertama yang mengimplementasikan QRIS TAP pada 14 Maret 2025. BI Provinsi DKI Jakarta selanjutnya akan mendorong penggunaan QRIS TAP pada berbagai moda transportasi.

“Perluasan tersebut dilakukan untuk mendukung transaksi yang lebih cepat, efisien, dan terintegrasi. QRIS TAP juga akan diperluas ke sektor prioritas lain, seperti layanan Samsat dan fasilitas kesehatan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....