Jakarta Kreatif Festival 2026 Bukukan Transaksi Rp55 Miliar

  • 06 Jul 2026 08:58 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 menorehkan capaian ekonomi yang melampaui target dengan membukukan total transaksi sebesar Rp55 miliar sepanjang rangkaian penyelenggaraan. Nilai tersebut mencakup transaksi penjualan, business matching pembiayaan, hingga ekspor UMKM, sekaligus mempertegas peran festival sebagai penggerak ekonomi kreatif dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di ibu kota.

Rangkaian JKF 2026 resmi ditutup di Istora Senayan, Jakarta, Minggu, 5 Juli 2026 setelah berlangsung selama dua hari. Festival yang mengusung semangat kolaborasi tersebut menjadi wadah pertemuan pemerintah, dunia usaha, pelaku UMKM, komunitas kreatif, akademisi, lembaga keuangan, media, dan masyarakat dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang saling mendukung.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Iwan Setiawan mengatakan penutupan JKF 2026 bukan sekadar mengakhiri rangkaian kegiatan, melainkan menjadi penanda bahwa gerakan kolaborasi untuk memajukan ekonomi kreatif Jakarta harus terus berlanjut.

“Momentum JKF diharapkan terus menggerakkan UMKM, ekonomi kreatif, serta digitalisasi di Jakarta. Lebih dari itu, semangat kolaborasi ini menjadi modal penting menuju Jakarta 5 Abad untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing dan berkelanjutan,” ujar Iwan, di Jakarta, Minggu, 5 Juli 2026.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto menilai JKF 2026 menunjukkan bahwa kreativitas, inovasi, dan kolaborasi merupakan fondasi penting dalam pembangunan ekonomi Jakarta.!Menurutnya, momentum JKF semakin strategis dalam menyongsong peringatan lima abad Kota Jakarta sekaligus transformasi menuju kota global.

“Penguatan ekonomi kreatif, digitalisasi, inovasi, dan pemberdayaan UMKM akan terus menjadi fokus dalam meningkatkan daya saing ekonomi daerah,” ujarnya

Selain mencatat transaksi Rp55 miliar, JKF 2026 juga menghasilkan komitmen pembiayaan perbankan kepada korporasi senilai Rp575 miliar melalui Program Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI). Tak hanya itu, terjalin pula komitmen kerja sama antara perbankan dengan sineas muda peserta Jakarta Youth Film Festival sebagai upaya memperkuat industri kreatif, khususnya sektor film dan musik, sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru di Jakarta.

Sepanjang penyelenggaraan, JKF 2026 melibatkan 377 tenant, terdiri atas 290 tenant UMKM dan 87 tenant layanan, edukasi, serta komunitas yang berkolaborasi bersama 67 lembaga dan instansi. Festival ini dikunjungi sekitar 15 ribu pengunjung.

Antusiasme masyarakat juga terlihat dari berbagai kompetisi yang digelar. Sebanyak 1.940 peserta mengikuti beragam perlombaan, mulai dari Jakarta Youth Film Festival, Band Competition, Swara Bankers, JKF Fun Padel Competition, Festival Pangan Olahan, Lomba Dakwah Ekonomi Syariah, hingga Festival Urban Farming.

Ke depan, Jakarta Kreatif Festival diharapkan terus berkembang sebagai platform kolaborasi strategis yang memperkuat ekosistem UMKM dan ekonomi kreatif, memperluas akses pembiayaan dan pasar, mempercepat digitalisasi, serta mendorong lahirnya inovasi dan wirausaha baru. Dengan semangat kolaborasi yang terus terjaga, JKF diharapkan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi Jakarta yang semakin inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....