HUT ke-499 Jakarta Dongkrak Transaksi Rp2,4 Triliun
- 05 Jul 2026 13:29 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta memberikan dampak besar terhadap perputaran ekonomi. Total nilai transaksi selama perayaan tersebut mencapai sekitar Rp2,4 triliun, dengan sebagian besar transaksi dilakukan secara digital menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
“Yang saya senang adalah transaksi QRIS Jakarta ini sekarang sudah 38 persen dari transaksi nasional,” kata Pramono, di Jakarta, Minggu, 5 Juli 2026.
Menurutnya, tingginya transaksi digital tidak lepas dari kolaborasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam memperluas penggunaan QRIS, termasuk di pasar-pasar tradisional.
“Semuanya berkat kerja sama Bank Indonesia dan OJK yang mendorong seluruh pasar di Jakarta. Sekarang 153 pasar yang dikelola Pemerintah DKI Jakarta sudah sepenuhnya menggunakan transaksi digital QRIS,” ujarnya.
Ia mencontohkan tingginya aktivitas ekonomi selama perayaan HUT Jakarta terlihat dari lonjakan jumlah pengunjung di sejumlah destinasi wisata.
Di Taman Impian Jaya Ancol, jumlah pengunjung pada 28 Juni mencapai sekitar 80 ribu orang, jauh melampaui rata-rata kunjungan tertinggi sebelumnya yang berkisar 30 ribu hingga 32 ribu orang. Sementara itu, Taman Margasatwa Ragunan mencatat sekitar 135.500 pengunjung.
“Transaksinya jauh lebih tinggi dan hampir semuanya menggunakan QRIS,” kata Pramono.
Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga mengumumkan rencana khusus menyambut 500 tahun Kota Jakarta pada 2027. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberikan hadiah bagi masyarakat berupa layanan transportasi umum dengan tarif simbolis Rp1 selama lima hari berturut-turut, mulai 22 hingga 27 Juni 2027.
“Saya sudah memutuskan, Jakarta akan memberikan kado spesial bagi seluruh warga Indonesia. Selama lima hari berturut-turut mulai tanggal 22 sampai 27, transportasi di Jakarta digratiskan, tarifnya Rp1,” katanya.
Selain transportasi umum, seluruh objek wisata yang dikelola Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan dibuka tanpa biaya masuk selama periode tersebut.
“Semua tempat yang dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta juga akan kami gratiskan,” ujar Pramono.
Menurutnya, kebijakan tersebut sengaja disiapkan bertepatan dengan masa libur sekolah agar masyarakat menjadikan Jakarta sebagai tujuan wisata. “Supaya anak-anak yang sedang libur sekolah tidak perlu berlibur ke luar kota atau ke luar negeri. Di Jakarta transportasinya murah, tempat wisatanya gratis. Mau ke Ancol, Ragunan, Monas, maupun museum-museum milik Pemprov DKI, semuanya bisa dinikmati,” kata Pramono.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....