QRIS Jelajah Kuliner Indonesia Dibuka, BI Perkuat Digitalisasi Kuliner Ibu Kota

  • 14 Jul 2026 17:48 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Bank Indonesia (BI) resmi membuka QRIS Jelajah Kuliner Indonesia Wilayah Jakarta 2026 di Pasar Santa, Jakarta Selatan, Selasa, 14 Juli 2016. Mengusung tema “Semarakkan Digitalisasi Cita Rasa Kuliner Jakarta, Makin Praktis dengan QRIS”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Pekan QRIS Nasional 2026 sekaligus memperkuat sinergi digitalisasi sektor pariwisata dan kuliner di Ibu Kota.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Bambang Arianto mengatakan Jakarta terus memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital melalui berbagai inovasi dan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, penyelenggaraan QRIS Jelajah Kuliner Indonesia menjadi salah satu upaya mendorong perluasan penggunaan QRIS secara inklusif dan berkelanjutan.

“Sebagai pusat perekonomian sekaligus barometer transformasi digital nasional, Jakarta terus memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital. QRIS Jelajah Kuliner Indonesia menjadi bagian dari upaya memperluas digitalisasi sistem pembayaran sekaligus mendukung sektor perdagangan, pariwisata, dan ekonomi kreatif,” ujar Bambang.

Ia mengungkapkan, Provinsi DKI Jakarta saat ini menjadi wilayah dengan ekosistem digital terdepan di Indonesia. Hingga pertengahan 2026, volume transaksi QRIS di Jakarta telah mencapai 3,81 miliar transaksi, atau berkontribusi hampir 38 persen terhadap total transaksi QRIS nasional. Capaian tersebut didukung oleh 6,82 juta merchant dan 6,51 juta pengguna QRIS.

Menurut Bambang, capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, industri sistem pembayaran, serta berbagai pemangku kepentingan dalam mempercepat transformasi digital yang inklusif.

Melalui QRIS Jelajah Kuliner Indonesia Wilayah Jakarta 2026, peserta diajak menjelajahi beragam destinasi kuliner Jakarta, mulai dari kuliner legendaris, hidden gems, pasar tradisional, hingga destinasi wisata unggulan dengan memanfaatkan transaksi digital berbasis QRIS yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Perumda Pasar Jaya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan program Digitalisasi Pasar yang dijalankan Perumda Pasar Jaya bersama Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, OJK Jabodetabek, serta industri perbankan. Program tersebut diharapkan memperluas penggunaan QRIS di pasar tradisional sekaligus mendukung terwujudnya Jakarta sebagai kota global.

Dalam pelaksanaannya, Bank Indonesia dan Perumda Pasar Jaya menghadirkan segmen Kuliner Pasar Tradisional yang melibatkan enam pasar, yakni Pasar Santa, Pasar Mayestik, Pasar Baru, Pasar Jatinegara, Pasar Kramat Jati, dan Pasar Koja.

Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut juga cukup tinggi. Dari 253 peserta yang mendaftar, sebanyak 10 tim terbaik terpilih untuk mengikuti kompetisi QRIS Jelajah Kuliner Indonesia Wilayah Jakarta selama empat hari.

Para finalis akan menghasilkan konten kreatif mengenai destinasi kuliner di pasar-pasar tersebut sekaligus berperan sebagai duta literasi pembayaran digital. Bank Indonesia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan akseptasi QRIS di kalangan pedagang maupun pengunjung serta memperkuat citra pasar tradisional sebagai destinasi wisata kuliner yang modern dan terdigitalisasi.

Bank Indonesia menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Perumda Pasar Jaya, penyedia jasa pembayaran, serta berbagai mitra strategis lainnya untuk mempercepat digitalisasi sistem pembayaran sebagai fondasi peningkatan daya saing Jakarta sebagai kota global yang modern, inovatif, dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....