PDSB Dorong Solusi Digital Syariah untuk Inklusi Keuangan

  • 06 Okt 2025 17:35 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Rendahnya literasi dan inklusi keuangan masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), meski inklusi keuangan nasional pada 2022 telah mencapai 85,1%, tingkat literasi keuangan baru mencapai 49,68%.

Artinya, banyak masyarakat sudah memiliki akses terhadap produk keuangan, namun belum sepenuhnya memahami cara mengelolanya secara bijak.

Kondisi ini semakin terasa di daerah seperti Nusa Tenggara Barat (NTB), di mana sebagian masyarakat masih bergantung pada transaksi tunai dan belum terbiasa menggunakan layanan keuangan digital.

Padahal, NTB memiliki potensi ekonomi besar, terutama di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung perekonomian lokal. Rendahnya literasi keuangan syariah dan terbatasnya layanan perbankan menjadi hambatan utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menjawab tantangan tersebut, PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk (PDSB) hadir memberikan solusi melalui partisipasinya dalam Syariah Financial Fair (SYAFIF) 2025, yang digelar oleh OJK pada 3–4 Oktober 2025 di Lombok Epicentrum Mall, Mataram.

“Keikutsertaan kami di SYAFIF adalah wujud komitmen untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan perbankan syariah yang inklusif, aman, dan mudah diakses,” kata Direktur Utama PDSB, Bratha melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin (6/10/2025).

“Melalui PDSB Mobile, kami menghadirkan solusi digital syariah yang praktis, bebas biaya, dan sesuai dengan gaya hidup masyarakat modern,” sambungnya.

Dalam ajang ini, PDSB memperkenalkan PDSB Mobile, inovasi digital yang menawarkan berbagai kemudahan bagi nasabah, seperti bebas biaya transfer BI-Fast, tanpa biaya administrasi bulanan, dan layanan top-up e-wallet.

Aplikasi ini juga memungkinkan pembukaan rekening Tabungan Tabasha secara online dengan bagi hasil harian setara 5,75%, serta fitur pembayaran tagihan dan pembelian pulsa tanpa batas minimal saldo.

Acara SYAFIF 2025 turut dihadiri oleh Head of SMEB & Network, Wilson, serta Pimpinan Kantor Cabang PDSB Mataram, Aisyah Fahrial, yang secara langsung menyapa masyarakat dan memberikan edukasi terkait produk serta layanan keuangan syariah.

Melalui partisipasi di ajang tersebut, PDSB mempertegas posisinya sebagai lembaga keuangan syariah yang terus berinovasi dalam menghadirkan layanan digital berbasis syariah.

“PDSB juga berperan sebagai mitra strategis bagi masyarakat NTB dalam mengelola keuangan yang lebih sehat, modern, dan sesuai prinsip syariah,” kata dia.

Dengan solusi digital seperti PDSB Mobile, diharapkan semakin banyak masyarakat Indonesia, khususnya di NTB, dapat merasakan manfaat dari inklusi keuangan syariah dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....