Proteksi Kesehatan melalui Asuransi Bantu Kemandirian Financial Masyarakat

  • 06 Jul 2026 17:10 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Membangun kemandirian finansial membutuhkan waktu bertahun-tahun, namun satu risiko kesehatan dapat menghapus hasil perjuangan tersebut dalam sekejap jika tanpa perlindungan yang memadai. Tidak sedikit keluarga yang terpaksa kehilangan aset berharga mereka, mulai dari kendaraan pribadi, tabungan, hingga rumah tinggal, demi menanggung tingginya biaya pengobatan.

Perlindungan kesehatan sejak dini perlu disiapkan, untuk mengantisipasi risiko jika anggota keluarga mengalaminya. Pemilihan asuransi pun harus lebih selektif, agar bisa memberikan proteksi bagi nasabahnya.

Ronald, salah seorang warga yang pernah terpapar COVID-19 varian Delta dengan gejala yang cukup parah menyampaikan pernah mengalami masalah kesehatan yang tidak terduga sebelumnya. Saat melakukan perjalanan dinas mengalami sakit di bagian perut dan terjadi perubahan warna pada urin. Setelah sampai Jakarta dan menjalani tindakan USG di rumah sakit, Ia harus menjalani operasi karena ditemukan bahwa empedunya sudah pecah dan memakan biaya sekitar Rp 150 juta.

“Alhamdulilah, klaim berjalan lancar, semua tindakan saya berhasil ditanggung oleh Prudential Syariah dan saya tidak mengeluarkan biaya sama sekali. Ternyata dengan bergabung sebagai peserta, ketenangan itu bukan untuk saya saja tetapi istri dan keluarga saya juga, karena tidak perlu khawatir akan biaya yang dikeluarkan.” ujar Ronald dalam keterangan resminya, Senin, 6 Juli 2026.

Menurutnya, selain dengan memahami ketentuan polis, peran tenaga pemasar sangat berkontribusi besar dalam proses klaim. Selain membantu proses administrasi di rumah sakit, Ronald merasa beruntung bahwa tenaga pemasar yang membantunya sering mencari solusi untuk menenangkan dirinya dan keluarga disaat terjadi kekhawatiran akan biaya pengobatan yang tinggi.

Ronald merasakan betul konsep dari asuransi syariah, yaitu tolong menolong antar sesama peserta. Melalui konsep dana tabarru’, peserta dapat menerapkan wujud nyata gotong royong para peserta yang dikumpulkan untuk saling membantu saat musibah melanda.

Vivin Gautama, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Syariah, menegaskan, ketenangan keluarga adalah amanah yang harus dijaga. Hadir sebagai ‘Satu yang Melindungi’, memastikan setiap keluarga tidak menghadapi ketidakpastian sendirian. Melalui prinsip saling melindungi dan tolong-menolong (ta’awun), proteksi bukan hanya menjadi ikhtiar finansial, tetapi juga wujud kepedulian yang menghadirkan ketenangan jiwa dan keberkahan bagi masa depan keluarga.

“Didukung oleh 67 ribu tenaga pemasar di seluruh Indonesia, kami berkomitmen untuk terus mendampingi keluarga Indonesia agar dapat melangkah dan mewujudkan mimpi terbaiknya di masa depan,” ucapnya.

Komitmen tersebut juga tercermin dari pembayaran klaim kepada para peserta. Sejak berdiri sebagai entitas mandiri pada 2022 hingga 2025, tercatat telah membayarkan santunan sebesar Rp8,5 triliun untuk lebih 300 ribu peserta, sebagai bentuk nyata perlindungan dan dukungan finansial ketika keluarga menghadapi risiko kehidupan.

“Kita harus menyadari bahwa proteksi kesehatan adalah hal yang sangat penting dan tidak bisa ditunda, sebab ia berfungsi sebagai sabuk pengaman bagi finansial kita. Bersiap dari sekarang lewat proteksi bukan karena kita cemas, melainkan sebuah ikhtiar mulia untuk mengamankan aset keluarga, memastikan ketenangan bersama, dan menjaga agar langkah aktif kita tidak pernah merepotkan orang-orang tercinta" ujar Ronald.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....