Investor Saham Senior Indonesia, Jangan Tergiur Keuntungan Cepat

  • 03 Jun 2025 16:28 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta : Investasi saham merupakan sebuah instrumen jangka panjang. Pemula, khususnya generasi muda yang ingin berkecimpung di bisnis ini, dihimbau untuk memahami bahwa saham merupakan aset investasi jangka panjang, bukan jangka pendek.

Investor saham senior Indonesia Lo Kheng Hong menyampaikan, dalam investasi ini dibutuhkan perhitungan dan ketelitian, serta jangan mudah tergiur oleh janji keuntungan cepat. Ia menekankan untuk pentingnya kesabaran dalam berinvestasi.

“Jika ingin berinvestasi, contohnya di Bursa Saham, hal itu perlu waktu dan tidak bisa instan. Saya datang kesini dan berbicara di depan para generasi muda tujuannya adalah untuk berbagi pengalaman saya. Saya harap dengan materi yang saya berikan, bisa menjadi bahan pembelajaran bagi adik-adik semua,” ujar Lo Kheng Hong dalam seminar “Youth Investment Summit” di Jakarta, Senin (02/06/2025).

Sementara itu, Founder BestStockPick Chris Apriliony, S.T., CSA, CTA., pembicara utama dalam diskusi ini mengingatkan akan bahaya investasi ilegal, serta pentingnya membekali diri dengan pengetahuan yang kuat.

“Pemahaman mengenai saham dan investasi sejak dini seperti ini merupakan hal yang sangat baik bagi generasi muda untuk pembekalan mereka ke depannya,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Sawidji Widoatmodjo, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Untar menekankan pentingnya nilai dalam investasi tidak hanya mengejar profit semata.

“Investasi seharusnya tidak hanya mengejar profit semata, tetapi juga mencerminkan nilai dan tujuan hidup investor,” ucapnya.

Rektor Untar, Prof. Dr. H. Amad Sudiro, S.H., M.H., M.Kn., M.M., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya pengalaman belajar dari sumber terpercaya untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap keuangan dan investasi.

“Saya percaya acara ini bisa menjadi acara yang berguna bagi para peserta, terutama mahasiswa. Karena dalam acara ini, mereka bisa langsung mendapatkan pencerahan terkait bidang keuangan dan investasi, langsung dari para praktisi yang memiliki kompetensi di bidang ini. Saya juga melihat hal ini bisa menjadi pengenalan bagi para mahasiswa dalam berinvestasi secara tepat dan aman,” ujarnya.

Diskusi yang dipandu Founder Helios Capital Dr. Hadi Cahyadi, S.E., M.B.A., menjadi penutup rangkaian Simulasi & Kompetisi Investasi Pasar Modal (SIPM) 2025 dalam rangka memperingati HUT ke 66 Yayasan Tarumanagara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....