Perkuat Strategi Media Sosial, Feel Good Network Gandeng Lengua

  • 26 Agt 2026 21:36 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Media sosial kini telah menjadi salah satu ruang paling kompleks sekaligus berpengaruh bagi brand masa kini. Audiens bergerak dengan cepat, platform terus mengalami perubahan, dan algoritma memberikan respons berbeda terhadap berbagai bentuk prilaku di setiap platform.

Konten yang mampu meraih jangkauan belum tentu dapat membangun kepercayaan. Begitu pula dengan sesuatu yang mampu menarik perhatian, belum tentu berhasil menciptakan makna bagi sebuah brand.

Bagi brand, hal ini berarti media sosial tidak lagi dapat diperlakukan sekedar sebagai saluran distribusi di tahap akhir sebuah kampanye. Media sosial perlu menjadi bagian dari proses kreatif dan strategi sejak awal, jangan memahami kesenjangan antara bagaimana brand berkomunikasi dan bagaimana masyarakat sebenarnya berpikir, berbicara, serta berpartisipasi dalam budaya.

Untuk memperkuat kapabilitas jaringan dalam strategi media sosial, produk konten, story telling yang dirancang secara native untuk setiap platform, serta engagement berbasis kreator, Feel Good Network menggandeng Lengua, social first creative agency.

“Bergabungnya Lengua bukan sekadar tentang memperluas layanan yang kami tawarkan. Ini adalah tentang memperkuat ekosistem yang telah kami bangun. Ketika brand menghadapi platform sosial yang semakin kompleks, mereka membutuhkan para spesialis yang memahami budaya, algoritma, creator, dan konten—semuanya terhubung dalam satu strategi pertumbuhan. Inilah peran yang akan dimainkan Lengua di dalam Feel Good Network,” ujar Wisnu Satya Putra, Co-Founder & CEO of Feel Good Network, Rabu, 26 Agustus 2026.

Bagi Lengua, bergabung dengan Feel Good Network memberikan ruang yang lebih besar untuk mengembangkan perspektif social-first mereka melalui ekosistem yang lebih luas, bersama para spesialis di bidang brand, creative, content, creator, media, dan data.

“Kami tidak pernah menjadi agensi yang paling lantang di dalam sebuah ruangan, dan itu merupakan pilihan yang kami ambil secara sadar. Selama bertahun-tahun, fokus membangun craft, people, dan perspektif berbasis budaya yang berangkat dari pemahaman terhadap manusia sebelum platform. Bergabung dengan Feel Good Network bukan berarti menjadi sesuatu yang bukan diri kami—melainkan membawa perspektif tersebut ke panggung yang lebih besar, bersama para spesialis yang memiliki ambisi yang sama untuk menghasilkan karya yang lebih baik," kata Darryl Driyarto Han, Co-Founder & Managing Director Lengua.

Menurutnya, ini bukan tentang menjadi lebih lantang, tetapi tentang membangun sesuatu yang dapat bertahan dalam jangka panjang. Di dalam Feel Good Network, Lengua akan bekerja bersama unit-unit spesialis seperti Innercircle, 8RICKS, Tales Asia, serta tim lain yang bergerak di bidang content, creator, media, dan data.

Integrasi ini memperkuat kemampuan jaringan untuk menghadirkan spesialis yang tepat sesuai dengan setiap tantangan klien, mulai dari pengembangan brand platform dan full-funnel creative hingga social culture, produksi konten, community building, serta pertumbuhan yang dapat diukur.

Bergabungnya Lengua menjadi langkah berikutnya dalam ambisi Feel Good Network untuk membangun ekosistem kreatif independen yang lebih terhubung di Asia Tenggara—sebuah ekosistem yang dirancang berdasarkan bagaimana brand ditemukan, dialami, dibagikan, dan dikembangkan oleh masyarakat saat ini.

Sepanjang 2026, Lengua berhasil meraih 16 penghargaan dari kedua ajang tersebut, yang terdiri dari 2 Gold, 4 Silver, dan 10 Bronze. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kemampuan Lengua dalam menerjemahkan pemikiran social-first menjadi karya kreatif yang memberikan dampak bermakna.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....