Pasar Tanah Abang Kembali Ramai, Apa yang Menggerakkan Pembeli?

  • 04 Agt 2026 08:50 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Jumlah pengunjung Pasar Tanah Abang mencapai sekitar 15 ribu orang setiap hari di Blok A dan Blok B, menunjukkan peningkatan aktivitas perdagangan yang signifikan.
  • Peningkatan jumlah pengunjung dipengaruhi oleh membaiknya aktivitas ekonomi masyarakat dan dukungan pengelolaan pasar yang lebih baik.
  • Berbagai upaya pembenahan fasilitas pasar telah dilakukan untuk meningkatkan minat masyarakat berbelanja secara langsung di Pasar Tanah Abang.

RRI.CO.ID, Jakarta – Aktivitas perdagangan di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, dilaporkan kembali menunjukkan tanda pemulihan. Jumlah pengunjung mencapai sekitar 15 ribu orang setiap harinya.

Pengelola dikutip kantor berita Antara bilang, Pasar Tanah Abang kembali dipenuhi pembeli sejak beberapa bulan terakhir. Ramainya aktivitas di Blok A dan Blok B menjadi indikator bahwa masyarakat mulai kembali memilih berbelanja secara langsung setelah aktivitas ekonomi semakin stabil.

Manajer Unit Pasar Besar Pasar Tanah Abang, Rahmat Kartolo, mengatakan jumlah pengunjung kini mencapai sekitar 15 ribu orang setiap hari. Menurutnya, kondisi tersebut jauh lebih baik dibandingkan beberapa tahun terakhir ketika aktivitas perdagangan sempat melemah.

"Saat ini pengunjung yang datang ke Blok A dan Blok B Pasar Tanah Abang mencapai sekitar 15 ribu orang per hari," kata Rahmat Kartolo, Senin, 3 Agustus 2026.

Peningkatan kunjungan itu tidak berdiri sendiri. Data Badan Pusat Statistik atau BPS yang kami akses pada pekan ini menunjukkan, ekonomi Indonesia pada triwulan I-2026 tumbuh 5,61 persen secara tahunan (year on year), lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 4,87 persen. Pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang menjadi penyumbang terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan konsumsi masyarakat tetap menjadi motor utama perekonomian. Berbagai faktor seperti libur nasional, Hari Raya Idulfitri, pengendalian inflasi, pemberian tunjangan hari raya, hingga berbagai stimulus pemerintah mendorong masyarakat meningkatkan aktivitas belanja.

"Ekonomi Indonesia pada triwulan I-2026 tumbuh 5,61 persen (year on year), salah satunya didorong oleh konsumsi masyarakat yang tetap terjaga," ujar Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers, Kamis, 5 Mei 2026.

Badan Pusat Statistik juga mencatat sektor perdagangan besar dan eceran tumbuh 6,26 persen pada triwulan I-2026. Pertumbuhan tersebut dipengaruhi meningkatnya produksi domestik, impor barang konsumsi, serta aktivitas belanja masyarakat yang kembali meningkat setelah berbagai indikator ekonomi menunjukkan perbaikan.

Sebagai pusat distribusi tekstil dan fesyen nasional, Pasar Tanah Abang tidak hanya melayani pembeli eceran, tetapi juga pedagang dari berbagai daerah yang membeli barang dalam jumlah besar untuk dipasarkan kembali.

Rahmat menilai pembenahan fasilitas pasar, peningkatan kebersihan, serta keamanan kawasan turut mendukung kembalinya minat masyarakat berbelanja langsung. Menurutnya, suasana pasar yang lebih tertata membuat pengunjung merasa lebih nyaman sehingga waktu berbelanja menjadi lebih efektif.

"Kami terus berupaya menjaga kenyamanan, keamanan, dan kebersihan kawasan pasar agar masyarakat semakin nyaman berbelanja," ucap Rahmat.

Rahmat berharap tren peningkatan pengunjung dapat terus berlanjut seiring dengan meningkatnya daya beli masyarakat. Ia juga mengajak masyarakat untuk kembali berbelanja di Pasar Tanah Abang karena tersedia berbagai pilihan produk dengan harga yang kompetitif.

(Andini Amelia Wiguna -Mahasiswa Universitas Gunadarma berkontribusi menyusun artikel ini)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....