Melestarikan Budaya Bengkulu Melalui Tradisi Kuliner Nusantara
- 08 Sep 2026 21:24 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia terus memperkuat komitmen pelestarian warisan tradisi Nusantara di berbagai wilayah. Salah satu strategi inovatif yang dihadirkan adalah mengaitkan kekayaan budaya dengan sejarah seni kuliner daerah. Langkah tersebut menjadi pilar penting agar identitas tradisi lokal tidak tergerus oleh era modernisasi.
"Gastronomi tidak sekadar menikmati rasa makanan, melainkan mendalami filosofi, sejarah, dan nilai budaya yang tersimpan di dalamnya," ujar Feby Pratitasari. Ia menjelaskan bahwa proyek Ngidang Betuah hadir untuk mendokumentasikan serta mendigitalisasikan resep tradisional Bengkulu yang kini terancam punah.
Lebih lanjut, Feby Pratitasari menambahkan bahwa masyarakat zaman dahulu memanfaatkan minyak kemiri sebagai pengganti minyak goreng alami. "Resep-resep warisan leluhur ini mengandung memori serta nilai keilmuan mendalam yang harus diteruskan kepada generasi muda," tuturnya.
Eksplorasi dokumentasi gastronomi tersebut menyasar empat wilayah perwakilan di Provinsi Bengkulu, yaitu Kabupaten Kaur, Bengkulu Selatan, Rejang Lebong, hingga Kota Bengkulu. Proses penyusunan resep dilakukan dengan melibatkan para maestro kuliner lokal secara langsung untuk menjaga keautentikannya. Salah satu hidangan unik yang berhasil didokumentasikan adalah Sambua Tepe asal Rejang Lebong.
Pembahasan menarik ini merupakan bagian dari Siaran Suara Budaya Nusantara edisi Rabu, 2 September 2026. Program ini disiarkan secara berjaringan oleh RRI Bengkulu dan RRI Jakarta pada pukul 13.00–14.00 WIB. Acara dipandu oleh Khamal selaku Host RRI Bengkulu dan Nova Calysta sebagai Host RRI Jakarta.
Melalui program Ngidang Betuah, kuliner tradisional Bengkulu kini mendapat ruang dokumentasi yang aman dan berkelanjutan. Kehadiran karya literasi serta film dokumenter diharapkan mampu memperluas cakupan edukasi budaya bagi masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam menjaga kekayaan warisan rasa Nusantara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....