Merawat Identitas Daerah Melalui Gerakan Literasi Kepulauan Riau
- 12 Agt 2026 08:12 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Merawat Identitas Daerah Melalui Gerakan Literasi Kepulauan Riau
RRI. CO. ID, Jakarta - Kegemaran membaca kini menjadi salah satu fondasi utama untuk membentengi generasi muda agar tidak kehilangan jati diri di era modernisasi. Forum TBM Kepulauan Riau hadir memelopori gerakan literasi daerah guna mengenalkan kembali kisah sejarah dan tradisi Melayu Nusantara. Langkah strategis ini terbukti efektif dalam menumbuhkan rasa bangga serta memperkuat karakter anak bangsa sejak dini. Isu krusial ini dibahas secara komprehensif dalam siaran Suara Budaya Nusantara di RRI Tanjung Pinang dan RRI Jakarta pada Jumat 7 Agustus 2026.
"Membaca sampai dengan hari ini masih jadi salah satu cara yang paling efektif lah untuk kita bisa bebas gitu untuk menyerap berbagai pengetahuan yang kita butuhkan," ujar Ketua Divisi Program dan Kemitraan PW Forum TBM Kepulauan Riau, Herima Hendrawan, S.Sos. Penjelasan tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam siaran Suara Budaya Nusantara. Menurutnya, pendekatan ini dinilai sangat fleksibel dan mampu menjangkau masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu untuk berkunjung langsung ke situs-situs sejarah.
Selain fleksibilitas membaca, Heri menekankan pentingnya penguatan karakter generasi muda agar tidak mudah tergerus budaya asing. "Di era sekarang itu penting banget untuk kita punya identitas, punya karakter, jadi ketika kita nggak menggali literasi tentang budaya kita, ujung-ujungnya nanti kita tergeruskan," tegas Heri. Pemahaman literasi Melayu seperti pantun, gurindam, dan kisah lokal menjadi kunci utama dalam menjaga serta mempertahankan identitas tersebut.
Untuk menarik minat generasi muda, TBM Kepulauan Riau terus menerapkan berbagai inovasi kemasan kegiatan yang interaktif. Pembelajaran tradisi tidak hanya dilakukan lewat buku teks konvensional, melainkan diselingi dengan acara nonton bareng film sejarah serta kelas menulis pantun. Strategi penyampaian yang menarik ini terbukti berhasil memantik rasa penasaran sekaligus mencairkan suasana belajar bagi anak-anak hingga mahasiswa.
Sinergi lintas sektor juga diwujudkan melalui kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan pemerintah daerah dalam ajang kompetisi literasi. Salah satu bentuk nyatanya adalah gelaran Library Fest yang bekerja sama dengan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH). Berbagai lomba kreatif seperti mendongeng kisah lokal, berpidato, hingga berpasangan pantun sukses menyedot perhatian dan antusiasme tinggi dari para peserta.
Di samping itu, peran keluarga turut menjadi pilar primer dalam menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini di rumah. Pembiasaan rutin mengenalkan buku sebelum tidur serta memprioritaskan bahan bacaan berkualitas akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi karakter anak. Lewat komitmen bersama dari lingkungan keluarga hingga gerakan masyarakat, sejarah dan keagungan budaya Kepulauan Riau akan terus diwariskan ke generasi mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....