Asnizarti, Bundo Kanduang yang Menjaga Minang di Sydney

  • 30 Jul 2026 07:13 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Bagi Asnizarti, kekuatan utama komunitas Minang Saiyo Sydney terletak pada kekompakan dan semangat saling membantu.
  • saya senang menerima amanah sebagai ketua Bundo Kanduang Ikatan Minang Saiyo (IKMS) Sydney Australia, ini merupakan bentuk kepercayaan dari Allah SWT ke saya dan para ibu di komunitas Minang Saiyo Sydney

RRI.CO.ID, Jakarta - Di balik kehidupan masyarakat Minangkabau di Sydney, Australia, sosok Asnizarti, S.Pd. menjadi salah satu penggerak yang menjaga erat nilai kebersamaan dan budaya kampung halaman. Perempuan kelahiran Kampung Pauh/Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman, dari suku Sikumbang ini telah menetap di Australia sejak 2006 mengikuti suaminya. Lulusan S1 IKIP Padang (kini Universitas Negeri Padang) tersebut kini mengemban amanah sebagai Ketua Bundo Kanduang Minang Saiyo Sydney sejak tahun 2022.

(Foto : Asnizarti)

Baca Juga: Yousfi B. Latif, Merawat Persatuan Diaspora Minang dari Sydney

Asnizarti menyampaikan mendapatkan amanah sebagai ketua, melalui obrolan sambungan whatsapp langsung dari Sydney Australia, dalam acara Apresiasi Budaya Minangkabau, Minang Bakaba Lamak di danga, Rabu, 29 Juli 2026.

"saya senang menerima amanah sebagai ketua Bundo Kanduang Ikatan Minang Saiyo (IKMS) Sydney Australia, ini merupakan bentuk kepercayaan dari Allah SWT ke saya dan para ibu-ibu di komunitas Minang Saiyo Sydney", Ujar Azni.

(Foto : Asnizarti)

Sebelum menjadi Ketua Bundo Kanduang, ia aktif mengikuti berbagai kegiatan komunitas Minang dan pernah dipercaya memimpin IKPPS Al Ikhlas (Ikatan Keluarga Padang Pariaman dan Sekitarnya), salah satu dari lima kelompok yang tergabung dalam Minang Saiyo Sydney bersama IMGT, SAS, IKAPPABASKO, dan IKATADAS. Seluruh ketua kelompok tersebut secara otomatis juga menjadi Wakil Ketua Minang Saiyo Sydney.

(Foto : Asnizarti)

Selain aktif di organisasi Minangkabau, Asnizarti juga terlibat dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan di Sydney. Ia rutin mengikuti kegiatan di Central Dakwah, kelompok ibu-ibu JNL, hingga bazar Indonesian Community Council (ICC) yang setiap tahun memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Kehadirannya di berbagai kegiatan tersebut menjadi wujud komitmennya untuk mempererat silaturahmi antarsesama warga Indonesia di perantauan.

(Foto : Asnizarti)

Sejak berdirinya Minang House Sydney atau Surau Sydney Australia pada 2021, aktivitas masyarakat Minang semakin terpusat. Setiap pekan digelar kajian rutin, Jumat Berkah, TPA, serta Surau Connect yang menjadi wadah pembinaan generasi muda. Surau juga menjadi tempat menyambut tamu dari Ranah Minang maupun berbagai daerah di Indonesia. Setiap Idulfitri, sekitar 300 tamu hadir dalam kegiatan open house yang seluruh hidangannya disiapkan secara gotong royong oleh para ibu.

(Foto : Asnizarti)

Bagi Asnizarti, kekuatan utama komunitas Minang Saiyo Sydney terletak pada kekompakan dan semangat saling membantu. Nilai itu diwujudkan melalui kerja sama, gotong royong, dan kepedulian dalam setiap kegiatan. Prinsip tersebut sejalan dengan petuah adat Minangkabau, “Barek samo dipikua, ringan samo dijinjiang,” yang menjadi pedoman bagi masyarakat Minang di perantauan untuk terus menjaga persaudaraan, melestarikan budaya, dan mengharumkan nama Indonesia di negeri orang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....