Apresiasi Budaya Sunda Pro 4 RRI Jakarta, Angkat Kesenian "Ibing Bogoran"
- 20 Mei 2026 14:07 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Kesenian tradisional Sunda kembali mendapat perhatian publik melalui acara Apresiasi Budaya Sunda Pro 4 RRI Jakarta, Selasa, 19 Mei 2026. Dalam perbincangan hangat yang dipandu host Apdaun melalui sambungan telepon, narasumber Ade Herdayani S.Pd., M.M., selaku praktisi seni, pengajar, sekaligus pimpinan Sanggar Dewi Ratih, mengulas secara mendalam mengenai eksistensi Ibing Bogoran sebagai salah satu warisan budaya khas Tatar Sunda yang sarat nilai estetika dan filosofi. Menurutnya, Ibing Bogoran bukan sekadar tarian hiburan, melainkan cerminan karakter masyarakat Sunda yang lemah lembut namun tetap enerjik dan berwibawa.
Ade Herdayani menjelaskan bahwa Ibing Bogoran memiliki kekhasan pada gerak tari yang dinamis, luwes, dan penuh ekspresi. Tarian ini berkembang di wilayah Bogor dan menjadi bagian penting dalam pertunjukan seni tradisi Sunda, terutama dalam helaran budaya maupun penyambutan tamu kehormatan. Ia menilai perkembangan zaman tidak boleh membuat generasi muda melupakan akar budayanya sendiri. Karena itu, melalui Sanggar Dewi Ratih yang dipimpinnya, Ade terus aktif mengenalkan Ibing Bogoran kepada anak-anak dan remaja agar tetap mencintai seni tradisi daerah sejak usia dini.
| Baca juga: 3 Makna Sajian Gendhing Upacara Adat Panggih |
Dalam dialog tersebut, Ade juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi pelaku seni tradisional saat ini, terutama derasnya pengaruh budaya populer digital yang membuat minat generasi muda terhadap kesenian daerah perlahan menurun. Namun demikian, ia optimistis seni tradisi masih memiliki tempat di hati masyarakat apabila dikemas secara kreatif tanpa menghilangkan nilai aslinya.
"Inovasi dalam tata panggung, kostum, hingga media promosi menjadi langkah penting agar Ibing Bogoran mampu tampil menarik dan relevan di era modern sekarang," katanya.
Lebih lanjut, Ade Herdayani menegaskan bahwa kesenian tradisional bukan hanya warisan hiburan, tetapi juga sarana pendidikan karakter. Dalam setiap gerakan Ibing Bogoran terkandung nilai kedisiplinan, penghormatan, kesopanan, serta semangat kebersamaan. Nilai-nilai tersebut dinilai sangat penting ditanamkan kepada generasi muda di tengah kehidupan modern yang semakin individualistis.
"Saya berharap sekolah, komunitas budaya, hingga pemerintah daerah dapat terus bersinergi mendukung pelestarian seni tradisional Sunda agar tidak kehilangan regenerasi,' ucapnya.
Acara yang berlangsung hangat dan penuh nuansa budaya itu mendapat respons positif dari para pendengar Pro 4 RRI Jakarta. Host Apdaun pun mengapresiasi dedikasi Ade Herdayani dalam menjaga keberlangsungan seni tradisi Sunda melalui pendidikan dan pembinaan sanggar. Melalui dialog budaya tersebut, masyarakat diajak kembali menyadari bahwa Ibing Bogoran bukan sekadar pertunjukan tari, melainkan identitas budaya yang menyimpan nilai sejarah, filosofi, dan jati diri masyarakat Sunda yang patut dijaga bersama lintas generasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....