Abdul Hakim Bafagih: Kereta Cepat Kebutuhan Indonesia Masa Depan

  • 10 Apr 2023 16:41 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta : Anggota Komisi VI DPR RI Abdul Hakim Bafagih menyatakan, Indonesia adalah negara besar dan memiliki SDM yang mumpuni di bidang teknologi.

Karena itu, sudah sepantasnya Indonesia menjadi leading dalam teknologi, dan kemudian Indonesia melakukan terobosan dengan membuat kerjasama Kereta Cepat.

"Sementara ini baru dibangun untuk rute Jakarta-Bandung. Program Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) mulai dibangun pada tahun 2018, dan diharapkan program KCJB sudah berprogres menuju fase operasional pada Juni 2023," ujar Abdul Hakim Bafagih.

Ia menilai, sebuah program tentu saja ada kelemahan dan kekurangannya, hanya saja jika diambil sisi positifnya maka hal ini akan menjadi titik kemajuan besar bagi Indonesia. Pengakuan SDM-SDM Unggul Indonesia akan semakin kuat dan besar.

"Jika sebelumnya kita memiliki SDM unggul di bidang kedirgantaraan dengan program pesawat terbang dan pesawat tempur. Kemudian di bidang kemaritiman dengan kerjasama Kapal Selam. Kini, Indonesia dipercaya dengan kerjasama Kereta Cepat," ucap Anggota Komisi yang membidangi BUMN ini.

"Kerjasama-kerjasama dalam pengembangan teknologi ini patut didukung dan diapresiasi. Namun, sebagai sebuah program tentu saja menjadi tugas kita semua dalam melakukan pengawasan agar program ini on the track," ungkapnya.

KCJB dibangun oleh 7 perusahaan terkemuka dari Indonesia dan Tiongkok, yang telah berpengalaman mengerjakan proyek infrastruktur global, dan tergabung dalam High Speed Railway Contractor Consortium (HSRCC).

KJCB merupakan kereta api cepat pertama di Asia Tenggara. Hadirnya KCJB menjadi era baru transportasi massal modern yang cepat, andal, aman, dan nyaman untuk mobilisasi secara optimal, serta meningkatkan konektivitas antar kota. KCJB juga diharapkan mampu memicu pembangunan kawasan dan sentra ekonomi baru, serta berpotensi untuk dikembangkan di seluruh Indonesia.

Sebagai pionir kereta api cepat di Indonesia, KCJB menjadi pusat keunggulan bagi putra dan putri terbaik bangsa, untuk ditempa menjadi generasi pertama yang mampu mengoperasikan sarana dan prasarana kereta api cepat di Indonesia.

LRT Jabodebek sebagai Moda Transportasi Urban paling Modern di Indonesia

LRT Jabodebek ditargetkan beroperasi pada Juli tahun 2023 mendatang, untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat di wilayah Ibu Kota dan sekitarnya. Saat ini, KAI bersama pihak terkait tengah mempersiapkan pengoperasian LRT tersebut, baik sarana, prasarana, fasilitas pelayanan penumpang maupun perizinan yang diperlukan.

Sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional, tentu kehadiran LRT Jabodebek sangat dinantikan untuk mendukung kegiatan bertransportasi masyarakat yang aman, nyaman dan bebas macet.

Sebagai salah satu moda transportasi paling modern, LRT Jabodebek akan dioperasikan menggunakan sistem Communication-Based Train Control (CBTC) dengan Grade of Automation (GoA) level 3. Sistem CBTC adalah pengoperasian kereta berbasis komunikasi, sehingga sistem dapat mengoperasikan kereta dan memproyeksikan jadwal secara otomatis, serta disupervisi juga secara otomatis dari pusat kendali operasi.

Adapun Grade of Automation level 3 atau GoA3 adalah tingkat otomasi operasional kereta, dimana pengoperasian dilakukan secara otomatis tanpa masinis, namun mensyaratkan masih terdapat petugas operasional di dalam kereta yakni Train Attendant, untuk penanganan kondisi darurat dan pelayanan kepada pelanggan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....