Kajian Hikmah Pagi Tauhid dalam Berdagang

  • 06 Okt 2026 09:12 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID,Jakarta- Dalam berdagang atau dalam menjemput rizkinya Allah apapun aktivitas nya dalam Surat Al-Isra ayat 30 dikatakan “ Sesungguhnya Tuhan mu lah melapangkan rizki kepada siapa yang dia kendaki dan membatasinya”.Demkian dikatakan Ustaz Hendra Kholid,MA dalam kajian islam Hikmah Pagi pro4 Selasa 6 oktober 2026 .

Dr Hendra Kholid ,MA menjelaskan Tauhid dalam perdagangan menegaskan bahwa Allah merupakan pengatur rezeki, bukan sekadar hasil usaha manusia semata.

Menurutnya, pedagang tetap wajib berikhtiar maksimal, sementara hasil penjualan dan datangnya pembeli sepenuhnya selalu berada dalam kehendak Allah.

Ia menyebut lima prinsip pedagang bertauhid, yakni yakin Allah mendatangkan pembeli, tidak larut ketika dagangan sepi, serta berusaha. “Ada lima sikap pedagang Muslim Yang berjiwa tawhid , yang pertama yakinlah Allah yang mendatangkan pembeli , Prinsip lainnya adalah tidak sombong ketika dagangan laris, tidak iri kepada pedagang lain, dan yakin keajaiban rezeki datang”, ujar ustadz Hendra

Ustaz Hendra menegaskan, dagangan dapat ditiru, tetapi rezeki setiap orang tidak dapat disamakan karena Allah menentukan waktunya masing-masing.

Ia mengingatkan pedagang agar bersyukur saat memperoleh keuntungan, sebab keberkahan rezeki hadir melalui kedekatan kepada Allah dan sedekah.

Pendengar Pak Nasuha dari Palmerah menceritakan pengalamannya sebagai sopir panggilan yang kini semakin jarang mendapatkan pelanggan perjalanan luar kota.

Ia mengatakan tetap bersyukur dan meyakini bahwa Allah mungkin membuka pintu rezeki melalui jalan lain dalam kehidupannya sekarang.. Menanggapi hal tersebut, Ustaz Hendra meminta Pak Nasuha tetap berbaik sangka kepada Allah dan meyakini rezeki selalu memiliki jalan.

Menurutnya, kebiasaan bersyukur sebelum tidur sambil mengingat nikmat Allah dapat menjaga ketenangan hati dalam menghadapi perubahan rezeki keseharian.

Ustaz Hendra juga mengingatkan pedagang agar tidak meninggalkan Sholat karena takut kehilangan pembeli ketika toko sedang ditinggalkan .

Ia menegaskan, tauhid membuat seseorang tetap bekerja maksimal, tetapi hati hanya bergantung kepada Allah sebagai pemberi rezeki setiap hari.

“Pedagang bertauhid tidak hanya mengejar Omset, tetapi mengejar keberkahan Ia bekerja dengan tangan, berihtiar dengan akal tetapi menggantungkan hatinya hanya kepada Allah”,kata Ustadz Hendra menutup kajian islam Hikmah Pagi .

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....