Hikmah Sabar Menjadi Bekal Menjalani Kehidupan Sehari-hari
- 16 Sep 2026 13:09 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Hikmah Sabar Menjadi Bekal Menjalani Kehidupan Sehari-hari
RRI.CO.ID,Jakarta- Hikmah Pagi membahas makna sabar dalam Islam, termasuk keteguhan menjalankan ketaatan, menjauhi maksiat, dan menghadapi berbagai musibah dalam kehidupan. Ustazah Linda menjelaskan, sabar bukan berarti berdiam diri, melainkan tetap berusaha sambil menerima ketentuan Allah dengan penuh ikhlas.
“Berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW Sabar itu kategorinya ada tiga macam Yang pertama asobro anit to'ah atau sabar dalam ketaatan, lalu yang kedua asobro anil musibah atau sabar dalam menghadapi musibah, yang ketiga asobro anil masyiyah atau sabar dalam menjauhi maksiat” kata ustazah Linda dalam Hikmah Pagi pro4 RRI Jakarta.
Menurut Ustazah Linda Lesari ,S.Ag,M.Sos. sabar dalam ketaatan membutuhkan istiqamah karena berbagai godaan dan hambatan dapat menguji seseorang dalam beribadah. Ia menambahkan, sabar menjauhi maksiat dilakukan dengan menjaga diri karena Allah selalu melihat setiap perbuatan manusia dimanapun berada.
Sementara menghadapi musibah, menurutnya, kesedihan merupakan hal manusiawi, namun kehidupan harus tetap dilanjutkan setelah melewati masa berduka tersebut. Pendengar juga menyoroti perbedaan komunikasi antar generasi dan budaya yang kerap memicu kesalahpahaman serta emosi dalam kehidupan sehari-hari.
Ustazah Linda menjawab, kunci menghadapi perbedaan adalah belajar mengendalikan emosi, memahami karakter, dan melakukan introspeksi terhadap diri sendiri. Menanggapi kondisi keluarga, ia menegaskan orang tua perlu menjadi teladan kesabaran melalui komunikasi lembut dan tidak mudah marah.
Menurutnya, kesabaran kepada anak dapat dilatih sejak membangunkan mereka untuk salat Subuh dengan pendekatan lembut dan penuh kasih. Pada sesi tanya jawab, Kong Dhani bertanya apakah mengamalkan salawat Ibrahim dapat membantu seseorang menjadi tenang dan sabar.
Ustazah Linda menjawab, semua salawat dapat menjadi sarana ketenangan, sedangkan salawat Ibrahim dianjurkan diamalkan rutin secara setiap hari. Sebagai penutup, Ustazah Linda mengingatkan pendengar agar mengawali aktivitas dengan syukur, membaca Bismillah, serta menjalani kehidupan penuh kesabaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....