Puspresnas dan International Global Network Perkuat Talenta AYIMUN

  • 12 Sep 2026 18:22 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta — Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) bersama International Global Network (IGN) resmi memperkuat pengembangan talenta peserta didik Indonesia melalui program Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) sebagai wadah pembinaan generasi muda menuju kompetisi dan pengalaman internasional.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Kerja Sama tentang Pengembangan Talenta Lomba Debat Indonesia pada Program Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN). Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Pusat Prestasi Nasional, Maria Veronica Irene Herdjiono, S.E., M.Si., yang bertindak atas nama Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, bersama Presiden International Global Network, Muhammad Fahrizal.

Kepala Pusat Prestasi Nasional, Maria Veronica Irene Herdjiono, mengatakan kerja sama ini merupakan bagian dari semangat kolaborasi untuk memperkuat pengembangan talenta peserta didik di Indonesia. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan berbagai mitra menjadi kunci dalam membangun ekosistem talenta yang berkelanjutan.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada International Global Network. Apa yang dijalankan IGN bersama Puspresnas merupakan bagian dari semangat yang selalu digaungkan Bapak Menteri Prof. Abdul Mu’ti, bahwa partisipasi semesta harus terus dijalankan dalam rangka pengembangan talenta,” ujar Maria Veronica Irene Herdjiono saat dikonfirmasi.

Ia menambahkan, terdapat empat prinsip utama dalam manajemen talenta muda, yakni kolaborasi, keberlanjutan, inklusivitas, dan berorientasi pada kepentingan murid. Puspresnas berharap kerja sama tersebut dapat terus berlanjut untuk melahirkan talenta-talenta terbaik Indonesia.

Sementara itu, Presiden International Global Network, Muhammad Fahrizal, menyebut penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah awal kontribusi IGN dalam membuka ruang bagi anak-anak muda Indonesia untuk berkembang di tingkat global melalui forum AYIMUN.

“Ceremony ini adalah langkah awal yang IGN harap dapat menjadi kontribusi, khususnya untuk anak-anak muda Indonesia. Kami memiliki perhatian bagaimana memberikan ruang bagi anak muda di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, agar bisa berkembang di level internasional,” kata Muhammad Fahrizal.

Melalui kerja sama ini, IGN akan membina 15 finalis terbaik Lomba Debat Indonesia (LDI) Bahasa Inggris Tahun 2026 kategori individu jenjang pendidikan menengah. Dari jumlah tersebut, tiga peserta terbaik akan memperoleh pembiayaan penuh untuk mengikuti AYIMUN ke-24 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Januari 2027.

Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memberikan ruang pengembangan bagi para peraih The Best Speaker LDI Bahasa Inggris Tahun 2026. Program tersebut dirancang sebagai pembinaan dan fasilitasi karier belajar peserta didik secara berkelanjutan melalui penguatan hard skills dan soft skills.

Kompetensi yang menjadi fokus pengembangan meliputi diplomasi, public speaking, negosiasi, berpikir kritis, serta kepemimpinan lintas budaya. Seluruh kemampuan tersebut akan diasah melalui pengalaman belajar di forum internasional yang mempertemukan pelajar dari berbagai negara untuk membahas isu-isu global dan menyusun resolusi bersama.

Saat ini, seluruh program International Global Network telah lolos kurasi Pusat Prestasi Nasional. AYIMUN Chapter memperoleh rating tiga dari lima sebagai kompetisi tingkat nasional, AYIMUN Virtual Conference meraih rating empat dari lima sebagai kompetisi virtual internasional, sedangkan AYIMUN dan AWMUN internasional menjadi satu-satunya kompetisi Model United Nations yang memperoleh rating empat dari lima dari Puspresnas.

Melalui kolaborasi ini, Puspresnas dan International Global Network menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan mitra penyelenggara pendidikan dalam membangun ekosistem pengembangan talenta yang berkelanjutan. Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya mendorong prestasi di bidang debat, tetapi juga membuka kesempatan bagi peserta didik Indonesia untuk memperluas wawasan, mengasah kompetensi, serta mempersiapkan diri menjadi generasi muda yang mampu berkomunikasi, berkolaborasi, dan berkontribusi di lingkungan global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....