Ratusan Pelajar Perdalam Diplomasi dan Isu Global Berkelanjutan
- 30 Jul 2026 15:47 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Ratusan Pelajar Perdalam Diplomasi dan Isu Global Berkelanjutan
RRI.CO.ID, Jakarta - Sebanyak 200 pelajar dari 35 sekolah dan perguruan tinggi mengikuti Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) Chapter Pekanbaru sebagai wadah memperdalam kemampuan diplomasi sekaligus memahami berbagai isu global. Kegiatan yang berlangsung pada 25–26 Juli 2026 itu menghadirkan simulasi sidang internasional untuk melatih peserta berpikir kritis, bernegosiasi, dan merumuskan solusi atas persoalan dunia.
Konferensi mengusung tema Powering Progress: Ensuring Equity and Sustainability in a Changing World dengan menghadirkan pembahasan mengenai pendidikan inklusif serta tantangan lingkungan. Para peserta berdebat dan menyusun rekomendasi kebijakan melalui dewan UNESCO dan UNEP layaknya sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Penyelenggaraan AYIMUN merupakan kolaborasi International Global Network (IGN) bersama Indonesian Creative School (ICS) sebagai school partner. Sementara itu, Council UNEP mendapat dukungan dari PT Pertamina Persero sebagai bentuk komitmen mendorong kepedulian generasi muda terhadap isu keberlanjutan dan lingkungan.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Dr. H. Syafrian Tommy, S.STP., M.Si., menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menghadapi tantangan global. "Pemuda bukan sekadar penerus masa depan, tetapi aktor utama yang membentuk inovasi dan arah kebijakan," ujarnya.
Menurut Syafrian, diplomasi global tidak hanya menuntut kemampuan berbicara, tetapi juga empati serta pemahaman terhadap keberagaman budaya. "Keberlanjutan tidak hanya berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga memastikan setiap orang memiliki akses yang setara terhadap pendidikan," katanya.
Sementara itu, President International Global Network, Muhammad Fahrizal, mengatakan peserta tidak hanya ditantang mempertahankan argumen negara yang diwakili, tetapi juga melihat setiap persoalan melalui perspektif kekuatan, keadilan, dan waktu. "Peserta diharapkan mampu merumuskan kebijakan yang relevan dan berdampak. Tugas ini jauh lebih menantang daripada sekadar memenangkan debat karena ini adalah proses nyata untuk membangun dunia yang lebih baik," tuturnya.
Fahrizal juga mengapresiasi dukungan PT Pertamina Persero yang turut menyukseskan penyelenggaraan AYIMUN Chapter. Ia menyebut perusahaan tersebut memberikan beasiswa kepada 15 pelajar dari berbagai sekolah agar dapat mengikuti konferensi tersebut.
Direktur Indonesian Creative School, Romy Charles Adam, menilai AYIMUN menjadi ruang pembelajaran yang memberikan pengalaman nyata bagi peserta dalam membangun kepemimpinan. "Di AYIMUN, saya melihat calon diplomat, ilmuwan, pengusaha, guru, hingga pemimpin masa depan yang belajar berkolaborasi, menginspirasi, dan mendengarkan sebelum mengambil keputusan," ujarnya.
Ditempat yang sama, Manager Land Operations PT Pertamina Hulu Rokan, Wan Dedi Yudhistira, mengatakan dukungan terhadap AYIMUN merupakan bagian dari upaya membentuk generasi muda yang berwawasan global. Ia berharap para peserta mampu menjadi pelaku sejarah yang membawa manfaat bagi daerah maupun Indonesia, sementara penyelenggara juga telah menyiapkan AYIMUN Depok Chapter pada 1–2 Agustus 2026 serta AYIMUN Bandung Chapter pada 29–30 Agustus 2026 sebagai agenda berikutnya.
International Global Network merupakan organisasi pendidikan yang berfokus pada pengembangan generasi muda melalui berbagai program internasional. Dua program unggulannya, AYIMUN dan Asia World Model United Nations (AWMUN), telah diikuti sekitar 30 ribu delegasi dari lebih dari 180 negara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....