Media Perawat Akademi Dorong Peningkatan Kompetensi dan Bahasa Inggris Nakes
- 20 Agt 2026 16:45 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID,Jakarta- Media Perawat Akademi hadir sebagai platform pengembangan kompetensi tenaga kesehatan di era digital yang semakin berkembang pesat bersama. Platform ini menjadi bagian program utama Media Perawat untuk menyediakan informasi, aspirasi, peluang kerja, dan prestasi tenaga kesehatan.
Demikian dikatakan Founder Media Perawat, Ervika, Angga M ,S.,Kep yang menyebut, ” platform tersebut menjadi wadah informasi, aspirasi, peluang kerja, dan prestasi tenaga kesehatan Indonesia”.
Media Perawat juga menyampaikan informasi viral secara netral berdasarkan fakta lapangan, sekaligus menjadi jembatan aspirasi antar profesi kesehatan Indonesia.
Media Perawat Akademi menghadirkan English Club for Nurse untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris perawat melalui komunitas pembelajaran bersama.
“Saya selalu bertanya kepada semua member kenapa mau join ke komunitas kita? Mereka selalu bilangnya Aku pengen kerja ke luar negeri karena gajinya lebih besar tapi bahasa Inggrisku masih jelek banget nggak pede ngomong ,Saya pun juga mengalami hal demikian sudah kursus bahasa Inggris sudah dengerin semua podcast ataupun hal-hal yang berbau dengan bahasa Inggris, tapi kok nggak bisa ngomong bahasa Inggris ya? Nah dari situ baru saya sadar ternyata bahasa Inggris itu bukan perkara kamu bertalenta atau tidak tapi hanya perkara habit dan itu baru saya sadari”. Ujar Vika dalam obrolan komunitas Kamis 20 Agustus 2026.
Program tersebut mendorong peserta membangun kebiasaan berbahasa Inggris melalui tantangan membaca, rekaman suara, serta pertemuan rutin secara daring .
Vika menilai kemampuan komunikasi dan adaptasi penting bagi tenaga kesehatan yang bekerja atau melanjutkan studi di luar negeri.
Kedua keterampilan tersebut membantu tenaga kesehatan menghadapi pasien, lingkungan kerja berbeda, serta tantangan budaya ketika berada luar negeri.
Komunitas ini terbuka bagi perawat, mahasiswa, bidan, dokter, analis, ahli gizi, serta tenaga kesehatan lainnya yang ingin belajar.
Peserta dapat mengikuti reading challenge, voice note challenge, dan Zoom untuk melatih kemampuan berbicara bahasa Inggris rutin bersama.
Menurutnya, kesempatan global semakin terbuka ketika perawat meningkatkan keterampilan, membangun kepercayaan diri, dan berani mencoba berbagai peluang karier.
Vika mengajak tenaga kesehatan terus mencoba karena kegagalan saat berusaha lebih baik daripada penyesalan akibat tidak pernah mencoba.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....