Allah Tak Pernah Meninggalkanmu: Pelajaran Menenangkan dari Surat Ad-Dhuha
- 15 Jun 2026 13:20 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Surat Ad-Dhuha mengajarkan bahwa Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya, bahkan di masa-masa sulit.
- Ujian hidup bukan tanda kebencian Allah, melainkan proses pembelajaran dan penguatan iman.
- Bersyukur, bersabar, dan terus berharap kepada Allah menjadi kunci menghadapi berbagai tantangan kehidupan
RRI.CO.ID, Jakarta - Ada masa-masa dalam hidup ketika semuanya terasa berat. Doa seolah belum menemukan jawabannya. Usaha yang dilakukan belum juga membuahkan hasil. Bahkan tak jarang, seseorang mulai bertanya dalam hati, “Apakah Allah masih mendengarkan aku?”
Perasaan itulah yang menjadi titik berangkat tema “Allah Ngga Pernah Ninggalin Kamu (Refleksi Surat Ad-Dhuha)” yang akan dibahas dalam program Mutiara Pagi RRI Pro 1 Jakarta bersama Nida Kamilah, Lc., Bendahara Umum DPP WAZIN (Wihdah Azhariyah Indonesia), pada Senin, 15 Juni 2026, pukul 05.00 hingga 06.00 WIB, yang dipandu Host Farid Kurniawan.
Tema ini mengajak masyarakat untuk kembali merenungi salah satu surat yang paling menenangkan dalam Al-Qur'an, yakni Surat Ad-Dhuha. Surat yang turun ketika Rasulullah SAW mengalami masa jeda turunnya wahyu dan menghadapi berbagai tekanan. Saat itu, muncul anggapan bahwa Allah telah meninggalkan Rasul-Nya. Namun melalui Surat Ad-Dhuha, Allah menegaskan bahwa kasih sayang-Nya tidak pernah terputus.
"Tuhanmu tidak meninggalkan engkau dan tidak pula membencimu."
Pesan itu tidak hanya ditujukan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi penghibur bagi setiap manusia yang sedang berada dalam masa sulit.
Sering kali manusia menilai kehadiran Allah hanya ketika hidup berjalan sesuai harapan. Saat rezeki lancar, karier meningkat, atau doa terkabul, iman terasa kuat. Namun ketika diuji dengan kehilangan, kegagalan, atau kesedihan, sebagian orang mulai merasa sendirian.
Padahal, menurut refleksi Surat Ad-Dhuha, justru dalam masa-masa itulah Allah sedang mengajarkan manusia untuk tumbuh, bersabar, dan lebih dekat kepada-Nya.
Nida Kamilah mengajak masyarakat untuk melihat kembali perjalanan hidup masing-masing. Jika direnungkan, banyak pertolongan Allah yang mungkin luput disadari. Ada jalan keluar yang datang di saat tak terduga, ada orang baik yang hadir ketika dibutuhkan, dan ada kekuatan untuk bertahan ketika keadaan terasa begitu berat.
Surat Ad-Dhuha juga mengingatkan bahwa setiap kesulitan bukanlah akhir dari cerita. Allah menjanjikan masa depan yang lebih baik bagi hamba-Nya yang terus berikhtiar dan berharap kepada-Nya.
Di tengah kehidupan yang serba cepat dan penuh tekanan saat ini, pesan tersebut terasa semakin relevan. Banyak orang mengalami kelelahan mental, kecemasan, bahkan kehilangan harapan karena terlalu fokus pada masalah yang sedang dihadapi. Padahal, terkadang yang dibutuhkan hanyalah berhenti sejenak, mengingat kembali nikmat yang telah diberikan Allah, lalu melanjutkan langkah dengan keyakinan bahwa pertolongan-Nya selalu dekat.
Karena pada akhirnya, iman bukan berarti hidup tanpa ujian. Iman adalah keyakinan bahwa dalam setiap ujian, Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya.
Dan mungkin, bagi siapa pun yang sedang membaca ini dalam keadaan lelah, sedih, atau merasa sendirian, pesan Surat Ad-Dhuha layak menjadi pengingat:
Allah tidak pernah meninggalkanmu. Mungkin jalan-Nya berbeda dari yang kamu harapkan, tetapi kasih sayang-Nya selalu menyertaimu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....