Islam Melarang Keras LGBT
- 15 Jul 2026 12:54 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID,Jakarta- Program Hikmah Pagi membahas pandangan Islam mengenai LGBT bersama Ustaz Nur Khayin Muhdlor sebagai narasumber pada Hikamah Pagi Selasa 14 Juli 2026 Pada kesempatan tersebut, Ustaz menjelaskan Islam memuliakan seluruh manusia, namun melarang perbuatan LGBT berdasarkan ajaran Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah secara tegas.
“Tujuan penciptaan laki-laki dan perempuan oleh Allah diJelaskan di dalam Al-Quran وَمِنْ آيَتِهِ أَنْخَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْأَسْوَاجًا Dia menciptakan bagi kalian pasangan dari jenis kalian sendiri , وَأَنَّوْخَلَقَ زَوْجَيْنِ ذَكَرَ وَالْأُنْطَىٰ Dialah yang menciptakan dua jenis laki-laki dan perempuan . Ayat-ayat tersebut menjadi dasar bahwa pernikahan dalam Islam dipahami sebagai ikatan antara laki-laki dan perempuan Oleh karenanya, di dalam kisah Nabi Lut Yang disebutkan di dalam Al-Quran adalah sesuatu yang melanggar aturan Allah yang dilarang dalam agama, “ Kata ustadz Nur Khayyin dalam Hkmah Pagi pro4
LGBT ini bukanlah fenomena baru , pertama kali terjadi pada zaman Nabi Luth AS . Allah mengabadikan kisahnya dalam Al-Quran sebagai peringatan kepada manusia agar tidak melakukan penyimpangan dan melampaui batas ,Kisah Nabi Luth menjadi pelajaran bahwa perilaku menyimpang dari fitrah .
“Maka tetap datang azab kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah , Kami balikkan dan kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi yang diberi tanda oleh Tuhanmu”. Ujar ustadz Nur Khayyin.
Ustaz Nur Khayyin menegaskan perbedaan antara penilaian medis mengenai orientasi seksual dengan ketentuan hukum syariat dalam agama Islam. Islam mengajarkan menghormati setiap manusia tanpa penghinaan, meskipun tetap menolak perbuatan yang dianggap bertentangan dengan syariat agama.
Pembahasan juga menyoroti pentingnya sikap keluarga menghadapi anggota keluarga yang mengalami kecenderungan LGBT dengan penuh kebijaksanaan dan kasih.
Keluarga dianjurkan tetap membuka ruang dialog, memberikan nasihat lembut, serta menghindari tindakan mengusir, mempermalukan, ataupun melakukan kekerasan fisik. Bagi individu yang ingin meninggalkan perilaku LGBT, Islam mengajarkan pintu taubat selalu terbuka sepanjang bersungguh-sungguh memperbaiki kehidupannya.
“Lingkungan positif, pembinaan keagamaan, dukungan keluarga, serta kesabaran dinilai menjadi bekal penting menjalani proses perubahan menuju kebaikan bersama” Ujar Ustadz Nur Khayyin.
Menutup kajian Hikmah Pagi narasumber Ustadz Nur Khayyin mengajak masyarakat mendukung siapapun yang ingin bertobat tanpa memberikan stigma maupun perlakuan diskr
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....