WFA Jadi Angin Segar, Sektor Perhotelan dan Pariwisata Kembali Bergeliat
- 10 Apr 2026 15:26 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan pemerintah membawa dampak positif bagi sektor pariwisata dan perhotelan. Fleksibilitas bekerja dari mana saja dinilai membuka peluang baru bagi industri hospitality, terutama di kawasan penyangga ibu kota seperti Sentul, Kabupaten Bogor.
Presiden Direktur PT Gunung Geulis Elok Abadi, Jeyson Pribadi, mengatakan kebijakan WFA menjadi “angin segar” karena memungkinkan masyarakat tetap produktif tanpa harus berada di kantor.
“Dengan konsep WFA, kami harus siap menyediakan fasilitas yang mendukung. Orang bisa bekerja dari mana saja, termasuk dari hotel, selama konektivitas seperti Wi-Fi dan layanan pendukung tersedia dengan baik,” ujar Jeyson, Jumat, 10 April 2026.
Menurutnya, tren ini mendorong pelaku industri untuk beradaptasi, tidak hanya menyediakan akomodasi, tetapi juga menghadirkan lingkungan kerja yang nyaman dan produktif bagi para tamu.
“Jadi apa pun tantangan yang dihadapi, apa segala, ya saya yakin untuk dari semua kita kan kita mau kerja, jangan sampai itu menjadi hambatan,” ujarnya.
Selain itu, Jeyson menyebut pihaknya tetap optimistis sektor pariwisata Indonesia akan tumbuh meskipun di tengah tantangan ekonomi global dan penurunan kunjungan wisatawan di Indonesia saat ini.
“Secara jangka panjang kami yakin pariwisata akan kembali naik. Yang penting sekarang adalah terus berinvestasi dan mempersiapkan diri agar siap ketika pasar kembali pulih,” katanya.
Ia juga menyoroti perubahan perilaku masyarakat pascapandemi COVID-19, di mana wisatawan kini lebih mengutamakan kualitas hidup, kesehatan, serta lingkungan yang lebih asri dibandingkan pusat kota yang padat.
Dia menilai, kawasan Sentul memiliki keunggulan sebagai destinasi alternatif bagi pekerja urban. Selain akses yang relatif dekat dari Jakarta, kawasan ini menawarkan udara yang lebih segar serta suasana yang mendukung konsep work-life balance.
“Sekarang orang lebih mencari kualitas hidup. Tidak harus selalu di tengah kota. Selama konektivitas internet baik, orang bisa bekerja dari mana saja,” ujarnya.
Sementara dari sisi bisnis, Jeyson mengungkapkan tingkat hunian hotel yang dikelolanya sebelumnya cukup tinggi, bahkan mencapai 90 persen pada periode tertentu, terutama saat musim liburan.
Dengan penambahan kapasitas kamar dari 70 menjadi 140 unit, pihaknya optimistis dapat meningkatkan efisiensi operasional tanpa menambah biaya secara signifikan.
“Nah, sehingga kita yakin dengan penambahan ini akan lebih efisien dalam kita bekerja, karena mungkin dari 70 ke 140 staf-stafnya juga nggak nambah terlalu banyak, operational cost tidak terlalu banyak nambah, tapi justru bisa kita lebih mempunyai nilai yang lebih baik,” tuturnya.
Sementara itu, dapat diketahui bahwa Archipelago International resmi membuka hotel bintang empat Nawana by Alana Sentul City pada Jumat 10 April 2026. Hotel ini merupakan hasil rebranding dari Neo+ Green Savana.
Mengusung konsep “sanctuary modern”, Nawana by Alana menawarkan pengalaman menginap yang menitikberatkan pada ketenangan, privasi, dan kualitas.
| Baca juga: IAAI Tanam 100 Bibit Bambu di Candi Morangan |
Sebagai informasi, hotel ini memiliki 142 kamar, grand ballroom berkapasitas hingga 800 tamu, serta restoran premium Tanna Restaurant, yang menyasar kebutuhan wisatawan maupun kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition).
CEO Archipelago International, John Flood, menyebut tren pariwisata saat ini telah bergeser.
“Kemewahan saat ini bukan lagi soal kemegahan, tetapi tentang pengalaman yang bermakna. Nawana by Alana hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut,” ujarnya.
John menyebut, transformasi hotel ini tidak hanya mencakup perubahan nama, tetapi juga renovasi menyeluruh, peningkatan fasilitas, hingga pengembangan infrastruktur pendukung.
“Nawana by Alana hadir sebagai pilihan hotel bintang 4 di Sentul City bagi para tamu yang tidak mengutamakan kuantitas, melainkan kualitas pengalaman yang lebih baik, mulai dari privasi, ketenangan, hingga pengalaman menginap yang lebih bermakna,” imbuhnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....