Ramadhan dan Media Sosial, Ini Pesan Bijak Penyuluh Agama

  • 27 Mar 2026 09:52 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Penggunaan media sosial yang bijak selama Ramadan dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas ibadah.

RRI.CO.ID, Jakarta – Penggunaan media sosial selama bulan Ramadan menjadi perhatian penting dalam menjaga kualitas ibadah. Hal ini dibahas dalam program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Jakarta, Jumat 27 Maret 2026.

Dalam dialog tersebut, penyuluh agama Islam KUA Jagakarsa Jakarta Selatan, Dr. Sholihin Shobroni, MA, mengingatkan bahwa Ramadan seharusnya menjadi momentum memperbaiki diri, termasuk dalam bermedia sosial.

Ia menjelaskan, media sosial dapat menjadi sarana kebaikan jika digunakan dengan bijak. Namun, tanpa kontrol, justru berpotensi mengurangi nilai ibadah.

“Ramadan adalah waktu untuk meningkatkan kualitas diri, termasuk dalam menjaga lisan dan perilaku, baik secara langsung maupun di media sosial,” ujarnya.

Menurutnya, konten yang dibagikan sebaiknya membawa manfaat dan tidak memicu konflik. Hal ini penting agar media sosial menjadi ruang yang positif selama Ramadan.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga etika digital, seperti menghindari ujaran negatif, hoaks, maupun perdebatan yang tidak produktif.

Dalam perbincangan tersebut, ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana dakwah dan berbagi kebaikan. Konten yang inspiratif dinilai dapat memberikan dampak positif bagi banyak orang.

Selain itu, pengendalian diri dalam penggunaan media sosial juga menjadi bagian dari latihan spiritual selama Ramadan. Tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan diri dari hal-hal yang tidak bermanfaat.

Di akhir dialog, Dr. Sholihin berharap masyarakat dapat menjadikan media sosial sebagai alat untuk memperkuat nilai keimanan, bukan sebaliknya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....