UMJ Lepas 1.000 Mahasiswa Ikuti Program KKN 2026
- 23 Jul 2026 20:13 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) resmi melepas 1.000 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026, di Auditorium K.H. Ahmad Azhar Basyir, Gedung Cendekia UMJ, Kamis, 23 Juli 2026.
KKN tahun ini mengusung tema "Mahasiswa Berdaya, Masyarakat Mendunia melalui Internasionalisasi, Nilai Al-Ma'un untuk Pembangunan Berkelanjutan".
Rektor UMJ, Prof. Dr. Ma'mun Murod, M.Si., mengatakan KKN merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan sekaligus mengasah kepedulian sosial melalui pengabdian langsung kepada masyarakat. Menurutnya, pengalaman hidup bersama masyarakat selama sebulan menjadi bekal penting sebelum mahasiswa memasuki dunia kerja maupun berkiprah di tengah kehidupan sosial.
"KKN merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa perlu mengenal kehidupan masyarakat secara langsung melalui pengalaman di lapangan sebelum benar-benar terjun ke tengah masyarakat," ujarnya.
Ia, menegaskan, pelaksanaan KKN tahun ini harus mencerminkan implementasi nilai-nilai Al-Ma'un yang menjadi ruh gerakan Muhammadiyah. Karena itu, seluruh peserta diminta menjaga nama baik UMJ dengan menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMJ, Prof. Dr. Ir. Tri Yuni Hendrawati, M.Si., IPM., ASEAN Eng., menjelaskan KKN 2026 menjadi bagian dari strategi UMJ untuk memperkuat internasionalisasi serta tata kelola pengabdian masyarakat berbasis digital. Pelaksanaan KKN tahun ini melibatkan sejumlah mitra luar negeri, seperti Universiti Putra Malaysia serta mitra di Malaysia dan Hong Kong.
"Kolaborasi tersebut diharapkan membuka kesempatan bagi mahasiswa memperoleh pengalaman pengabdian dalam konteks global sekaligus memperluas jejaring internasional UMJ," ujarnya.
Selain itu, Tri Yuni, menekankan seluruh kelompok KKN disusun secara lintas disiplin ilmu. Mahasiswa dari berbagai fakultas ditempatkan dalam satu kelompok agar mampu menghadirkan solusi yang lebih komprehensif terhadap persoalan masyarakat.
Pada KKN 2026, UMJ menerapkan empat skema pelaksanaan. Pertama, KKN Internasional yang berlangsung di Hong Kong, Malaysia, dan Thailand. Kedua, KKN Muhammadiyah-'Aisyiyah (KKN-MAs) di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
"Ketiga, KKN Bina Desa di Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Pandeglang. Sementara KKN Tematik dilaksanakan sesuai domisili mahasiswa dengan kuota berdasarkan jumlah pendaftar," sebutnya.
Ketua Panitia KKN UMJ 2026, Darto, S.E., M.M., mengatakan program KKN tidak hanya berfokus pada kegiatan pengabdian di lapangan, tetapi juga menghasilkan luaran akademik yang dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat maupun pengembangan institusi.
Luaran tersebut meliputi laporan KKN, artikel pengabdian masyarakat, publikasi pada prosiding, jurnal nasional maupun internasional, hingga publikasi di media massa.
"Sebanyak 1.000 mahasiswa dibagi ke dalam 67 kelompok. Setiap kelompok memiliki lima buku kerja dan ditargetkan menghasilkan lima artikel pengabdian kepada masyarakat. Dengan skema tersebut, UMJ menargetkan lahirnya sekitar 335 artikel publikasi sebagai bagian dari peningkatan kinerja publikasi di bidang pengabdian kepada masyarakat," ungkapnya.
Usai prosesi pelepasan, seluruh peserta mengikuti sesi pembekalan bertajuk "Capacity Building: Penguatan Mahasiswa UMJ Berdampak" yang disampaikan Direktur PMB UMJ, Djoni Gunanto, S.IP., M.Si. Pembekalan tersebut bertujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan mahasiswa serta menegaskan peran mereka sebagai agen perubahan yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat sesuai dengan nilai-nilai Al-Ma'un.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....