Ini Sunnah Rosul Saat Melaksanakan Shalat Malam

  • 16 Mar 2026 15:16 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta- Salah satu amalan malam yang sering luput dari perhatian kaum muslimin adalah sunnah Nabi ketika membaca Al-Qur’an dalam shalat malam. Banyak yang hanya fokus memperpanjang bacaan, namun melewatkan adab yang dicontohkan Rasulullah ketika bertemu ayat tentang pujian, permintaan, atau permohonan perlindungan. Padahal, sunnah ini menunjukkan kedalaman tadabbur dan kedekatan hati dengan Allah saat bermunajat di malam hari.

Hudzaifah Ibnul Yaman radhiyallahu ‘anhuma menuturkan pengalaman luar biasa ketika shalat bersama Rasulullah. Beliau berkata bahwa Nabi memulai shalat malam dengan membaca surat Al-Baqarah. Hudzaifah menyangka Nabi akan rukuk di ayat ke-100, ternyata Nabi tetap melanjutkan. Ia pun menyangka Nabi akan menyelesaikan surat itu dalam satu rakaat, namun beliau terus membaca tanpa tergesa.

Setelah menyelesaikan Al-Baqarah, Nabi melanjutkan dengan membaca surat An-Nisa', kemudian Ali Imran, dalam satu rakaat yang panjang dan penuh kekhusyukan. Hudzaifah menyebutkan bahwa Nabi membaca dengan tartil, memperindah bacaan, dan merenungi setiap ayat yang beliau lewati.

Dalam riwayat itu disebutkan sunnah yang sering dilupakan banyak orang: “Jika melewati ayat berisi pujian kepada Allah, beliau memuji-Nya. Jika melewati ayat permintaan, beliau meminta. Dan jika melewati ayat perlindungan, beliau memohon perlindungan.” Dengan cara ini, bacaan Al-Qur’an bukan hanya lantunan ayat, tapi dialog spiritual antara hamba dan Rabbnya.

Hadis sahih riwayat Imam Muslim no. 773 ini menjadi bukti betapa Rasulullah menghidupkan shalat malam dengan tadabbur yang mendalam. Ini bukan sekadar panjangnya bacaan, tetapi interaksi hati dengan kalam Allah. Inilah yang menjadikan malam-malam beliau penuh keberkahan, ketenangan, dan kedekatan dengan Allah Ta'ala.

Sunnah ini sangat layak dihidupkan kembali, terutama di malam-malam yang penuh kesempatan untuk mendekat kepada Allah. Ketika membaca ayat rahmat, mintalah rahmat-Nya. Ketika membaca ayat azab, berlindunglah dari murka-Nya. Ketika melewati ayat tentang nikmat, pujilah Allah yang Maha Pemberi.

Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba yang menghidupkan sunnah-sunnah Nabi dalam ibadah malam kita, serta memberikan kekuatan untuk merasakan manisnya bermunajat kepada-Nya dalam keheningan malam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....