Surabaya Community Siap Lestarikan Budaya Daerah di Mancanegara
- 29 Nov 2025 14:12 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta : Berdiri sejak 2006, Surabaya Community (SC) telah memiliki perwakilan di luar negeri, yakni Amsterdam dan Tokyo.
Kehadiran perwakilan organisasi di mancanegara akan bertambah, seiring meningkatnya jumlah anggota yang mencapai lebih dari 10.000 orang.
"Dalam waktu dekat, organisasi ini siap menjalin kedekatan dengan komunitas Kampung Surabaya di Philadelphia dengan membawa moto dimanapun ada arek-arek Suroboyo, kami akan hadir membawa semangat juang dan budaya Kota Pahlawan," ujar Ketua Umum Surabaya Community, Deddy Harnoko Sucahyo saat pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) IV di kawasan Senayan, Sabtu (29/11/2025).

Deddy Harnoko yang akrab disapa Cak Koko menyampaikan bahwa Munas bukan sekedar agenda seremonial saja, melainkan langkah strategis memperkuat arah organisasi. Selama 19 tahun berdiri SC telah berkembang dari wadah silaturahmi menjadi jaringan besar arek-arek Surabaya di perantauan, dengan pusat di Jakarta.
Dengan nilai khas berani, konsisten dan pantang menyerah, Munas IV akan membahas antara lain laporan pertanggungjawaban pengurus, pemilihan ketua umum baru, penetapan dewan pembina, dan penyegaran AD/ART untuk mempertegas prinsip netralitas politik.
"Anggota boleh punya pilihan politik masing-masing, tetapi pengurus wajib netral. Ini komitmen agar organisasi tetap bersih dan inklusif," kata Cak Koko.

Cak Koko yang merupakan salah satu pendiri SC menjelaskan, dalam perjalanannya komunitas juga telah memberikan kontribusi nyata melalui program sosial, hiburan dan pemberdayaan ekonomi.
"Banyak anggota yang merintis usaha di kawasan Blok M dan Senen, sementara program pelatihan seperti sertifikasi sopir bis dan alat berat turut digelar untuk membuka kesempatan lapangan kerja baru," ucapnya.
Seiring bertambah usia, Surabaya Community meneguhkan komitmen regenerasi kepemimpinan. Para pendiri yang dahulu membangun komunitas ini saat berusia 20–30 tahun berharap generasi muda siap melanjutkan estafet organisasi dengan profesional dan berdampak lebih luas.
"Dengan keanggotaan lebih dari 10.000 orang, SC membuka diri bagi siapa pun yang memiliki ikatan dengan Surabaya—entah pernah tinggal, memiliki keluarga, atau sekadar mencintai budaya dan kulinernya, Dimana nilai-nilai perjuangan, solidaritas, dan kerakyatan menjadi fondasi yang terus dijaga," ujar Cak Koko.

Wali Kota Surabaya, Armuji yang turut hadir dalam kegiatan ini menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-19 dan apresiasi atas pelaksanaan MUNAS IV. Ia menilai Surabaya Community memiliki peran istimewa dalam menjaga kebersamaan warga Surabaya di perantauan, baik di dalam maupun luar negeri.
Ia berharap ketua umum terpilih mampu menjaga sejarah, memperkuat seduluran, dan membawa organisasi berkembang semakin besar.
“SC bukan organisasi tanpa arah. Dengan manajemen yang baik, komunitas ini akan semakin memberi manfaat dan mengharumkan nama Surabaya,” katanya.
Armuji mendoakan Surabaya Community terus berkembang menjadi komunitas yang elegan, rukun, dan diterima semua kalangan.
"Perayaan HUT ke-19 dan pelaksanaan MUNAS IV sebagai bukti eksistensi positif arek-arek Suroboyo di tanah rantau. Semangat seduluran, harus terus dijaga sebagai jati diri warga Surabaya," ucapnya.
Dengan mengusung semboyan “Salam Seduluran Sampek Matek” dan “Satu Hati Satu Roso”, Surabaya Community meneguhkan diri sebagai wadah pelestarian budaya Surabaya sekaligus perekat persatuan bangsa. Di usia 19 tahun, organisasi ini melangkah dengan optimisme baru untuk memberi manfaat lebih besar bagi Indonesia dan dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....