Batik Betawi Didorong Jadi Bagian Ekonomi Kreatif Jakarta
- 28 Sep 2026 15:59 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Batik Betawi terus didorong menjadi bagian dari pengembangan ekonomi kreatif Jakarta, sekaligus tetap dilestarikan sebagai warisan budaya dan identitas masyarakat Ibu Kota.
Momentum Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober menjadi kesempatan untuk kembali mengenalkan Batik Betawi kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Pelestarian batik dinilai tidak cukup hanya dengan mengenakannya pada momentum tertentu, tetapi juga perlu dilakukan dengan memahami filosofi, mendukung perajin, serta mengembangkan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Bidang Perindustrian DPPKUKM Provinsi DKI Jakarta, Juanda P. Jaya, mengatakan Batik Betawi memiliki karakter yang berkaitan erat dengan kehidupan masyarakat Jakarta. Motifnya terinspirasi dari berbagai unsur budaya dan sejarah Ibu Kota, seperti ondel-ondel, Monas, rumah adat Betawi, flora dan fauna, hingga kehidupan masyarakat Jakarta.
| Baca juga: UMKM Jakarta Bersiap Tembus Pasar China |
“Batik Betawi memiliki cerita, filosofi, dan nilai-nilai kehidupan masyarakat yang perlu terus diwariskan kepada generasi muda,” ujar Juanda P. Jaya saat dialog Asta Cita bersama Pro 1 Jakarta, Senin (28 September 2026).
Menurut Juanda, di tengah perkembangan tren fesyen, Batik Betawi memiliki peluang untuk terus berkembang melalui inovasi desain dan pemanfaatan teknologi. “Batik tidak hanya dapat digunakan sebagai pakaian dalam acara resmi, tetapi juga dikembangkan menjadi busana sehari-hari, aksesori, maupun berbagai produk kreatif lainnya,” jelasnya.
Selain memiliki nilai budaya, Juanda mengatakan, Batik Betawi juga memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan oleh masyarakat. Produk yang dihasilkan tidak terbatas pada kain batik, tetapi dapat mencakup busana, aksesori, kerajinan, hingga cendera mata.
Pengembangan tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari perajin, desainer, penjahit, pelaku usaha hingga tenaga pemasaran. Dengan kreativitas, kualitas produk dan strategi pemasaran yang tepat, Batik Betawi dapat menjadi salah satu sumber penghasilan sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM di Jakarta.
Namun, Juanda menyebut regenerasi perajin muda masih menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan Batik Betawi. Sebagian anak muda masih memandang kegiatan membatik sebagai pekerjaan lama, sehingga diperlukan pendekatan baru yang dapat membuat batik lebih dekat dengan selera generasi muda.
Melalui kolaborasi bersama Batik Betawi Hub atau BaBe Hub, pengembangan Batik Betawi diarahkan agar dapat mengikuti perkembangan fesyen. Fashion designer muda didorong untuk mengolah Batik Betawi menjadi busana siap pakai, streetwear hingga busana kerja formal.
“Lewat kolaborasi bersama BaBe Hub, kami terus mendorong fashion designer muda untuk mengolah Batik Betawi menjadi busana ready-to-wear yang kekinian, streetwear, hingga busana kerja formal,” kata Juanda.
BaBe Hub merupakan wadah terpadu yang berada di lima wilayah kota administrasi dan digagas DPPKUKM Provinsi DKI Jakarta untuk menghidupkan serta mengembangkan ekosistem Batik Betawi. Fasilitas tersebut juga berfungsi sebagai pusat pelatihan dan edukasi bagi masyarakat, calon perajin, serta pelaku UMKM.
Selain pelatihan teknik membatik tulis dan cap, kegiatan di BaBe Hub mencakup pengenalan motif Betawi, pengembangan desain, peningkatan kualitas produk, hingga pengembangan usaha. Pelatihan pemasaran digital, termasuk e-commerce dan social media marketing, juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar bagi UMKM batik di lima wilayah Jakarta.
Ke depan, Juanda berharap pengembangan BaBe Hub dapat meningkatkan keterampilan perajin, memperluas inovasi desain, memperkuat kualitas produk, serta membuka akses pemasaran yang lebih luas. “Masyarakat juga diajak mendukung keberlangsungan Batik Betawi dengan menggunakan, membeli dan mempromosikan produk lokal tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga warisan budaya sekaligus mengembangkan ekonomi kreatif Jakarta,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....