Mengulik Ragam Jenis Jambu Air dan Karkateristiknya
- 19 Sep 2024 07:30 WIB
- Cirebon
KBRN Cirebon : Jambu air, buah tropis yang terkenal dengan teksturnya yang renyah dan rasa manisnya yang menyegarkan, telah menjadi salah satu pilihan favorit di kalangan pecinta buah. Dengan berbagai ragam yang tersedia, setiap jenis jambu air menawarkan keunikan tersendiri, baik dari segi warna, ukuran, maupun rasa. Dari yang berwarna merah cerah hingga hijau muda, jambu air tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga memberikan sentuhan estetika pada setiap sajian. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi ragam jambu air yang ada, mengupas karakteristik masing-masing jenis, dan membahas bagaimana perbedaan ini memengaruhi rasa serta penggunaannya dalam kuliner. Dari jambu air yang manis dan juicy hingga yang sedikit lebih asam, temukan pilihan yang tepat untuk menambah kesegaran ketika memakan buah jambu air.
Dikutip dari laman kompas.com, berikut ini penjabaran mengenai jenis jambu air seperti tertera dalam buku āJambu Air Eksklusifā (2015) karya Eny Pujiastuti terbitan PT Niaga Swadaya.
Ā· Cincalo dan Citra
Jambu cincalo memiliki arti jambu enak dan manis. Jambu tidak berbiji ini berasal dari Desa Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kabupaten Tangerang, Banten. Ada buah yang berwarna merah dan berwarna hijau. Cincalo merah ukurannya besar. Kadang buahnya ada yang berbiji, banyak juga yang tidak berbiji. Sementara cincalo hijau bentuknya lebih kecil. Rasanya renyah, segar, dan manis. Sedangkan jambu citra punya bentuk yang besar menyerupai lonceng. Rata-rata bobotnya bisa mencapai 250 gram per buah. Warna buahnya merah menyala dan mulus. Dagingnya tebal, empuk, dengan rasa manis dan tanpa biji.
Ā· Green Rose Aplle, Bell Aplle dan Black Kingkong
Green rose apple berasal dari Thailand. Bentuknya bulat lonjong dan memiliki ābibir pink yang agak menyembul ke luar, dan untuk kadar kemanisannya cukup manis. Sementara itu Jambu bell apple diduga didatangkan dari Australia. Bentuknya menyerupai lnoceng tapi agak membulat. Warnanya gradasi merah muda menuju putih. Daging buahnya punya citarasa manis dan lembut. Sedangkan jambu black kingkong berasal dari Taiwan. Bentuk buahnya besar dan membulat dengan warna buah merah gelap dan semburat kuning pucat di tangkai.
Ā· Irung Petruk, King Rose Aplle dan Si Loreng
Jenis ini berasal dari Yogyakarta, namanya berarti āhidung petrukā. Bentuknya panjang dan lonjong seperti tokoh Petruk dalam pewayangan. Warna kulitnya merah marun terang, dengan permukaan mengilap. Daging buah berwarna putih yang cukup tebal dan empuk. Rasanya manis segar dengan kadar air yang rendah. Sementara itu jambu King Rose Aplle, jambu ini memiliki bentuk segitiga sama sisi. Berasal dari Thailand, buah ini memiliki warna merah muda mulus merata. Sedangkan Si Loreng dagingnya tebal, padat, bertekstur halus tanpa serat, serta renyah dan berair. Kadar manisnya cukup tinggi jika sudah benar-benar matang. Daging buah bagian luar memiliki kombinasi warna merah dan hijau. Ukurannya lebih kecil daripada king rose apple.
Ā· Pink Rose Aplle, Madu Deli Hijau, Bunga Cengkih dan Cmplong, Dalhari
Pink Rose Aplle jambu air yang satu ini didatangkan dari Thailand. Bentuknya seperti lonceng, mulus dan mengilap. Warnanya merah muda merata. Rasanya sudah manis bahkan jika dipanen lebih awal. Berikutnya jambu madu deli hijau berasal dari Taiwan. Warnanya hijau dengan semburat merah di bagian bawah. Rasa buah manis dan kering. Berikutnya jambu bunga cengkih diduga merupakan hasil persilangan di alam antara jambu lilin dan citra. Bentuknya lonjong, dengan bagian pantat buah mirip dengan bunga cengkih. Warnanya merah tua menyala. Dengan daging putih dan tebal, hampir semuanya tanpa biji. Rasanya kurang manis.
Jambu ini memiliki bentuk membulat segitiga. Warnanya ada yang merah dan putih. Sementara dagingnya punya tekstur halus dan empuk, dengan citarasa manis dan segar. Sedangkan jambu dalhari berasal dari Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Sleman, Yogyakarta. Bentuk buah mirip lonceng, cenderung agak membulat tanpa pinggang. Warna buah merah tua polos dengan daging yang tebal, renyah, tanpa serat, dan rasa manis sedikit asam. Sementara itu Delima/ merah delima, jenis jambu air yang satu ini berasal dari demak, Jawa Tengah. Bentuknya seperti lonceng dengan warna merah seperti delima. Daging buahnya renyah dan punya cita rasa manis.
Ā· Mutiara super, Monoayu dan Tsunami
Jambu Mutiara super ini merupakan hasil eksplorasi di Tangerang, Banten. Bentuknya agak bongsor silinder, mirip seperti gelas. Sementara itu jenis jambu Monoayu memiliki warna buahnya merah tua, dengan rasa manis sedikit asam. Buahnya memiliki warna hijau terang. Dagingnya sendiri renyah dengan rasa yang manis dan harum. Ukurannya tidak terlalu besar, dengan biji yang besar dan berongga. Jika digoyang akan berbunyi. Selanjutnya dari namanya, mungkin agak sedikit mengejutkan ya, jambu tsunami, jambu ini berasal dari Aceh. Bentuk buahnya unik, dengan bibir di ujung buah yang agak menonjol. Warna buahnya hijau pekat saat muda, kemudian berubah hijau pucat ketika matang. Daging buahnya padat dengan citarasa manis bahkan saat belum matang.
Dalam menjelajahi ragam jenis jambu air, kita menemukan keunikan setiap varietas yang tidak hanya memikat rasa, tetapi juga memperkaya budaya dan tradisi lokal. Dari jambu air merah yang segar hingga jambu air hijau yang renyah, setiap jenis memiliki karakteristik yang khas dan menawarkan pengalaman kuliner yang berbeda. Dengan semakin meningkatnya minat terhadap jambu air, penting bagi kita untuk melestarikan dan mengembangkan budidayanya. Melalui pemahaman yang lebih dalam tentang varietas dan karakteristiknya, kita dapat memastikan jambu air tetap menjadi bagian penting dari warisan pertanian dan gastronomi Indonesia yang patut dijaga untuk generasi mendatang.
Sumber : ( Pipit Pitriyani_Institut Prima Bangsa Cirebon, kompas.com )
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....