Kenapa Laut Berbeda Warna di Setiap Tempat?
- 06 Sep 2024 16:30 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: Laut adalah salah satu ekosistem yang paling menakjubkan di planet kita, mencakup sebagian dari permukaan Bumi dan menyimpan keanekaragaman hayati yang luar biasa. Dengan kedalaman yang bervariasi dan rentang suhu yang berbeda, lautan menyediakan habitat bagi ribuan spesies, masing-masing memainkan peran unik dalam menjagas keseimbangan ekosistem.
Namun tau kah anda ternyata setiap laut memiliki warna yang berbeda? Air laut identik dengan warna biru tetapi tidak semua air laut memilikinya karena kenyataannya air laut memiliki warna yang berbeda-beda di setiap tempatnya. Jika Anda memperhatikan bahwa laut memiliki warna yang berbeda di setiap tempat seperti warna biru kehijauan, biru muda, biru langit, coklat kehijauan, hijau muda, biru tua kehitaman, putih kehijauan, merah hingga kuning. Dilansir dari laman kompas.com, berikut faktor-faktor yang mempengaruhi warna air laut:
1.Kedalaman
Warna air laut dapat berbeda-beda bergantung pada kedalamannya. Laut yang dangkal cenderung memiliki air berwarna cerah, sedangkan laut yang dalam memiliki air yang lebih gelap. Laut yang dalam menyerap banyak cahaya, sehingga tidak ada lagi yang dapat dipantulkan dan dideteksi oleh mata. Sedangkan, laut yang dangkal hanya menyerap sedikit cahaya dan memantulkan sisanya. Pantulan cahaya tersebut ditangkap sebagai warna air laut yang lebih terang oleh mata.
2. Dasar laut
Kondisi dasar laut juga memengaruhi perbedaan warna air laut. Misalnya, dasar laut pasir putih akan membuat warna air laut lebih terang. Sedangkan, dasar laut yang berpasir hitam akan membuat warna air laut terlihat lebih gelap.
3. Keberadaan fitoplankton
Warna air laut dapat berbeda-beda bergantung pada keberadaan fitoplankton. Fitoplankton adalah organisme laut penghasil sebagian besar oksigen di bumi melalui reaksi fotosintesis. Fitoplankton memiliki pigmen fotosintesis berupa klorofil dan ditemukan di permukaan laut yang terkena sinar matahari. Sehingga, keberadaan fitoplankton dapat membuat air laut terlihat berwarna hijau. Makin banyak fitoplankton pada permukaan air, maka makin hijau air laut tersebut terlihat.
4. Ganggang
Tidak hanya alga, namun ganggang juga dapat mengakibatkan air laut memiliki warna yang berbeda-beda. Seperti fitoplankton, mekarnya alga (algae blooming) dapat mengubah warna laut. Warna laut yang ditimbulkan alga bervariasi sesuai spesiesnya. Misalnya, alga Pseudonitzchia dapat membuat laut berwarna merah, alga Bacillariophycea dapat membuat air berwarna coklat, dan Noctiluca scintillans dan Lingulodinium polyedra yang membuat air laut memancarkan cahaya biru yang berkilauan.
5. Zat terlarut
Zat terlarut juga dapat menyebabkan warna air laut berbeda-beda. Zat terlarut berupa senyawa organik dan mineral dapat mengubah warna laut. Makin sedikit zat terlarut dalam air laut, maka makin jernih airnya. Adapun, makin banyak zat terlarut dalam air laut, maka makin keruh juga airnya. Warna dari air laut dapat berubah bergantung pada jenis zat terlarut yang dikandungnya.
Jadi, itu lah faktor-faktor yang menyebabkan air laut memiliki warna yang berbeda di setiap tempatnya. Semoga informasi ini bermanfaat.
(Sumber: Ivan Yuliyanto_Institut Prima Bangsa Cirebon, kompas.com)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....