Indonesia Negara Pengguna Terjemahan Online Terbanyak di Dunia
- 25 Mei 2025 11:14 WIB
- Biak
KBRN, Biak : Keberadaan teknologi ini mengubah cara masyarakat dalam mempelajari bahasa asing, bekerja, dan mengakses informasi lintas negara. Masyarakat Indonesia dalam hal ini semakin akrab dengan ragam situs penerjemah online, mulai dari Google Translate hingga DeepL, yang bisa menerjemahkan teks secara instan dari satu bahasa ke bahasa lain. Bahkan Indonesia jadi negara pengguna alat terjemahan online terbanyak di dunia, proporsinya lebih dari 50% dari total pengguna internet per Kuartal IV 2024.
Melansir laman Goodstats, menurut laporan Digital 2025 April Global Statshot Report dari We Are Social, Indonesia menjadi negara pengguna alat terjemahan daring terbanyak di dunia, proporsinya mencapai 50,5%.Secara global, terdapat 29% pengguna internet berusia di atas 16 tahun yang menggunakan alat terjemahan online setiap minggunya pada Kuartal IV 2024. Proporsi ini naik dibanding kuartal sebelumnya yang sebesar 28,6%. Adapun proporsi pengguna internet di Indonesia yang rutin menggunakan alat terjemahan online tiap minggunya mencapai 50,5%, tertinggi dari negara lain dalam daftar.
Tingginya penggunaan ini tak lepas dari kebutuhan sehari-hari dan kondisi sosial-budaya yang dihadapi. Akses terhadap informasi yang luas sering kali ditemukan dalam bahasa asing, sehingga peran alat terjemahan menjadi penting, menjadi jembatan untuk keterbukaan informasi. Tingginya pengguna alat terjemahan daring ini juga menunjukkan semangat belajar tinggi dari warga Indonesia terhadap bahasa asing.
Selain Indonesia, beberapa negara lain juga mencatatkan proporsi pengguna yang tinggi, seperti Swiss di urutan kedua dengan 49,3%, Kolombia di posisi ketiga dengan 48,7%, Chili dengan 46%, dan Brasil dengan 45,9%. Indonesia menjadi satu-satunya negara dengan proporsi pengguna yang melebihi 50%. Hal ini berarti, 1 dari 2 pengguna internet Indonesia rutin memakai alat terjemahan online.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....