Menilik Pangkalan Satelit Terkenal di Dunia
- 19 Des 2024 09:00 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: Komunikasi satelit telah menjadi topik hangat dalam industri ini dalam beberapa tahun terakhir. Ketika berbicara tentang komunikasi satelit, kita tidak dapat mengabaikan konsep "stasiun pangkalan satelit". Apa bedanya dengan stasiun pangkalan biasa? Stasiun pangkalan satelit adalah perangkat yang berkomunikasi dengan satelit melalui tautan satelit, yang mentransmisikan dan menerima sinyal melalui terminal satelit. Stasiun ini membuat koneksi dengan stasiun bumi satelit dan terhubung ke jaringan komunikasi lain melalui jaringan inti bumi .
Perbedaan utama antara stasiun pangkalan satelit dan stasiun pangkalan tradisional terletak pada metode backhaul-nya, yang tidak memanfaatkan backhaul berbasis serat optik konvensional, koneksi kabel, atau gelombang mikro. Sebaliknya, backhaul-nya bergantung pada transmisi berbasis satelit.Tidak seperti stasiun pangkalan tradisional yang terutama bergantung pada jaringan transmisi darat, stasiun pangkalan satelit mengintegrasikan dua sistem komunikasi.
Sementara itu pada pangkalan kedirgantaraan, area ini dirancang untuk melakukan serangkaian tugas penting seperti meluncurkan satelit, pesawat ruang angkasa berawak, dan pesawat ruang angkasa. Di seluruh dunia kedirgantaraan, banyak negara telah membangun basis kedirgantaraan mereka sendiri. Dilansir dari laman watermelonpro.com, berikut beberapa pangkalan luar angkasa terkenal di dunia:
1. Kennedy Space Base
Pangkalan luar angkasa ini terletak di pantai timur Florida, Amerika Serikat Bagian Timur. Area ini yang paling penting untuk menguji, mempersiapkan dan melaksanakan peluncuran. Kennedy Aerospace Base memiliki panjang 56 kilometer dan lebar 20 kilometer. Pusat ini mencakup dua bagian utama: posisi teknis dan posisi peluncuran. Ada roket dan satelit di posisi teknis, dan Pabrik perakitan pesawat ruang angkasa. Ini terutama terlihat untuk gedung perakitan, dengan volume 3,6 juta meter kubik dan ketinggian 160 meter. Ada berbagai instrumen tes canggih di dalam gedung. Sedangkan posisi peluncurannya dibangun 5 kilometer jauhnya, dengan pusat kendali peluncuran dan tabel peluncuran. Ada 23 posisi peluncuran di seluruh pusat ruang angkasa. Di antara mereka, 39 posisi peluncuran yang terkenal termasuk bantalan peluncuran A dan B. Banyak aerospaces besar terbang keluar dari bumi dari sini.
2. Kuru Aerospace Launch Base
Pangkalan Satelit yang satu ini tepatnya terletak di wilayah Amerika Selatan bagian utara. Pangkalan ini menjadi area satu-satunya untuk melakukan uji ruang angkasa di Prancis dan tempat utama bagi Biro udara Eropa ketika melakukan kegiatan kedirgantaraan.
Menara layanannya memiliki tinggi 45 meter, panjang 15,2 meter, dan lebar 12,2 meter. Hal tersebut dapat bergerak bolak-balik pada saat peluncuran. Saat bekerja, roket pembawa ada di menara layanan. Sedangkan untuk ruang peluncurannya berjarak sekitar 300 meter dari Menara layanan, yang merupakan bangunan bergaya Kastil yang kokoh. Pangkalan Satelit Kuru Aerospace Launch Base memiliki tugas untuk menyelesaikan persiapan sebelum peluncuran dan melindungi keselamatan staf selama operasi peluncuran roket. Ruang kontrol dilengkapi dengan peralatan untuk memantau operasi roket.
3. Pusat Peluncuran Satelit Seed Island
Pangkalan luar angkasa ini berada di pulau Seed paling selatan di Jepang. Dimana Pusat Peluncuran Satelit Seed Island digunakan untuk meluncurkan satelit di uji coba dan satelit aplikasi. Sementara itu Seed Island Aerospace Center berafiliasi dengan perusahaan pengembangan alam semesta Jepang dan merupakan Pusat Peluncuran Satelit Aplikasi Jepang. Terletak di ujung tenggara pulau seed, dan total luas pangkalan luar angkasa sekitar 8,65 kilometer persegi.
4. Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan
Pangkalan Satelit Jiuquan terletak di bagian utara Provinsi Gansu, Cina, Area ini merupakan basis utama dari berbagai satelit uji dan satelit aplikasi. Sedangkan untuk pusat peluncuran satelit Jiuquan meliputi area seluas sekitar 2800 kilometer persegi, lebar 50 kilometer, dan panjang 300 kilometer. Medan di sini datar, kering dan hujan, dan memiliki satelit yang baik untuk meluncurkan kondisi lingkungan alam. Ada lebih dari 320 hari untuk memenuhi kondisi peluncuran sepanjang tahun.
Satelit secara umum sebenarnya adalah bulan, planet, atau mesin yang mengorbit mengelilingi planet atau bintang, oleh sebab itu maka hampir setiap planet dapat memiliki satelitnya sendiri. Seiring dengan kemajuan dan meningkatnya teknologi, saat inisatelit tidak lagi menjadi sebutan untuk benda-benda alam saja. Terbukti munculnya Satelit buatan yang dirancang khusus oleh manusia dan diluncurkan ke luar angkasa dengan roket. Satelit buatan digunakan untuk berbagai macam tujuan, termasuk komunikasi, pengamatan bumi, navigasi, penelitian ilmiah, dan militer.
(Sumber: iplook.com, watermelonpro.com)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....