Petugas Haji Maksimalkan Layanan Jemaah Lansia di Tanah Suci
- 02 Mei 2026 14:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memaksimalkan layanan bagi jemaah calon haji lansia.
- Pelayanan diberikan sejak kedatangan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
RRI.CO.ID, Madinah - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memaksimalkan layanan bagi jemaah calon haji lansia sejak kedatangan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci. Pendampingan dilakukan untuk memastikan kenyamanan, keamanan, dan kelancaran ibadah seluruh jemaah lansia Indonesia.
Kepala Bidang Lansia dan Disabilitas PPIH Arab Saudi, Suviyanto mengatakan, layanan lansia menjadi perhatian utama petugas. Menurutnya, pelayanan sejak kedatangan sangat menentukan kenyamanan jemaah selama menjalani ibadah haji.
“Pelayanan pertama saat kedatangan menjadi perhatian utama. Proses naik turun bus juga dilakukan secara khusus,” kata Suviyanto kepada Media Center Haji, di Madinah, Arab Saudi, Senin, 1 Mei 2026.
Bahkan, lanjut dia, petugas langsung membantu jemaah lansia sejak tiba di hotel hingga menuju kamar masing-masing. Ruang istirahat sementara juga disediakan agar kondisi fisik jemaah tetap terjaga setelah perjalanan panjang.
“Jemaah lansia diberi tempat istirahat. Sehingga mereka merasa nyaman sebelum menuju kamar,” ujarnya.
PPIH juga menyediakan fasilitas ramah lansia seperti kursi roda dan akses landai di area hotel. Fasilitas tersebut memudahkan mobilitas jemaah dari lobi menuju kamar penginapan masing-masing.
Petugas turut mencatat detail kamar jemaah untuk mempermudah proses pendampingan selama berada di Tanah Suci. Pendampingan dilakukan mulai turun dari bus hingga barang bawaan masuk ke kamar jemaah.
“Petugas membantu kebutuhan fisik hingga sosial. Termasuk mengganti pampers dan menghubungi keluarga,” katanya.
Selain layanan fisik, petugas juga memberikan pendampingan ibadah bagi jemaah lansia selama menjalankan rangkaian haji. PPIH mengimbau jemaah mengurangi aktivitas berat dan memperbanyak waktu istirahat demi menjaga kesehatan.
“Ibadah sunnah bisa dilakukan di kamar. Jadi tidak harus keluar hotel,” ucap Suviyanto.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....