Amankah Si "Raja Buah" untuk Penderita Maag
- 31 Des 2025 19:14 WIB
- Ranai
KBRN, Ranai: Musim durian selalu menjadi momen yang dinanti-nanti. Namun, di balik kelezatan daging buahnya yang creamy dan manis, muncul kekhawatiran bagi mereka yang memiliki riwayat sakit maag atau asam lambung (GERD).
Banyak yang bertanya-tanya: apakah makan durian bisa memicu kambuhnya maag. Secara medis, durian memang memiliki beberapa karakteristik yang bisa menjadi "musuh" bagi lambung sensitif.
Perlu diketahui Kandungan apa saja yang dimiliki durian.
Kandungan Gas Tinggi: Durian mengandung serat dan gula yang tinggi. Jika dikonsumsi berlebih, proses pemecahan gula di usus akan menghasilkan banyak gas. Hal ini menyebabkan perut terasa kembung, begah, dan memberikan tekanan ekstra pada lambung.
Kandungan Alkohol Alami: Pada durian yang sangat matang, terjadi proses fermentasi alami yang menghasilkan alkohol. Alkohol ini bersifat iritan yang dapat mengiritasi dinding lambung dan memicu kenaikan asam lambung.
Tinggi Lemak dan Kalori: Lemak membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Lambung yang bekerja terlalu keras untuk mencerna lemak durian dapat memicu relaksasi katup kerongkongan, yang menyebabkan asam lambung naik ke ulu hati (heartburn).
Meskipun berisiko, penderita maag tidak mutlak dilarang makan durian. Para ahli kesehatan menyarankan beberapa langkah preventif agar tetap bisa mencicipi si raja buah tanpa rasa sakit.
Hindari Perut Kosong: Jangan makan durian sebelum makan nasi. Lapisan lambung yang kosong akan lebih mudah teriritasi oleh gas dan asam dari durian.
Batasi Porsi: Kuncinya adalah moderasi. Cukup konsumsi 2-3 biji saja. Jangan mengonsumsi satu buah utuh sendirian.
Pilih Kematangan yang Pas: Hindari durian yang terlalu matang (benyek dan berbau alkohol tajam) karena kadar fermentasinya jauh lebih tinggi.
Hindari "Teman" Pemicu: Jangan makan durian bersamaan dengan kopi, soda, atau makanan pedas, karena kombinasi ini akan memperparah kerja lambung.
Durian boleh dikonsumsi oleh penderita maag asalkan dalam kondisi maag yang sedang tidak meradang dan jumlahnya sangat dibatasi. Jika setelah makan muncul gejala nyeri ulu hati, mual, atau sendawa berlebih, segera hentikan konsumsi dan minum air hangat untuk membantu menetralisir lambung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....