Bahaya Kekurangan Garam: Masalah Kesehatan yang Sering Diabaikan
- 27 Nov 2025 16:18 WIB
- Manado
KBRN,Manado: Garam adalah sumber utama natrium, mineral penting yang berperan dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh, fungsi saraf, dan kontraksi otot. Namun, ketika kadar natrium dalam tubuh terlalu rendah, kondisi ini dapat memicu gangguan kesehatan yang serius. Kekurangan natrium secara medis dikenal sebagai hiponatremia.
Sebagaimana dikutip dari lamanwww.mayoclinic.org Menurut Mayo Clinic, hiponatremia terjadi ketika kadar natrium dalam darah turun di bawah batas normal (sekitar 135 mEq/L), sehingga cairan dalam tubuh menjadi tidak seimbang dan memengaruhi sel-sel tubuh, terutama di otak.
Penyebab Kekurangan Garam
Beberapa faktor yang dapat menyebabkan rendahnya kadar natrium antara lain:
1. Asupan garam terlalu sedikit
Banyak orang mengurangi garam secara ekstrem karena alasan diet. Padahal, tubuh tetap membutuhkan garam dalam jumlah wajar setiap hari.
2. Kehilangan elektrolit
Muntah, diare, dan keringat berlebih dapat menyebabkan hilangnya natrium. Situasi ini umum terjadi pada pekerja lapangan, atlet, atau masyarakat di wilayah beriklim panas.
3. Gangguan kesehatan tertentu
Penyakit ginjal, gagal jantung, sirosis hati, atau penggunaan obat diuretik dapat menurunkan kadar natrium dalam darah.
(Mayo Clinic)
Gejala Kekurangan Garam
Seperti dikutip dari laman www.klikdokter.com Menurut KlikDokter, efek tubuh kekurangan garam dapat muncul bertahap, mulai dari ringan hingga berat.
Beberapa tanda utamanya meliputi:
- Tubuh terasa sangat lemas
- Pusing dan sakit kepala
- Gangguan konsentrasi atau kebingungan
- Kram otot atau kelemahan otot
- Mual dan tidak nafsu makan
- Dalam kasus berat: kejang, penurunan kesadaran, bahkan koma
Medical News Today mencatat bahwa pembengkakan pada sel otak akibat hiponatremia berat dapat menjadi kondisi yang mengancam jiwa.
Dampak Kesehatan Bila Kekurangan Garam
Menurut Healthline, konsumsi natrium yang terlalu rendah dapat menyebabkan:Tekanan darah terlalu rendah
- Dehidrasi
- Penurunan stamina
- Gangguan kognitif
- Risiko jatuh dan cedera, terutama pada orang lanjut usia
Pada kondisi ekstrem, kadar natrium rendah dapat merusak fungsi otak karena tubuh tidak mampu mengatur keseimbangan cairan pada sel-sel saraf.
Siapa yang Paling Berisiko?
- Atlet yang sering berkeringat
- Pekerja lapangan atau pekerja panas
- Lansia
- Penderita penyakit ginjal dan jantung
- Orang yang melakukan diet rendah garam ekstrem
Cara Mencegah Kekurangan Garam
- Konsumsi garam dalam batas wajar tidak berlebihan, tetapi tidak terlalu sedikit.
- Pastikan tubuh cukup minum, namun hindari minum terlalu banyak air tanpa asupan elektrolit.
- Segera ganti cairan tubuh ketika berkeringat banyak (misalnya dengan oralit atau minuman elektrolit).
- Konsultasikan dengan dokter bila menjalani diet rendah garam atau mengonsumsi obat diuretik.
Kesimpulan
Kekurangan garam memang jarang dibahas, tetapi dampaknya sangat signifikan bagi kesehatan. Natrium memegang peran penting dalam fungsi tubuh, terutama sistem saraf dan otot. Karena itu, menjaga keseimbangan asupan garam tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit adalah kunci untuk menjaga kesehatan harian.
(Stanly Kalumata)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....