Kemendikdasmen Perkuat Pembelajaran Mendalam Lewat Pelatihan di Bandung
- 06 Des 2025 19:56 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran melalui penguatan implementasi deep learning. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, saat menutup Pelatihan Pembelajaran Mendalam bagi kepala sekolah dan guru di Bandung, Sabtu (6/12/2025).
Wamen Atip menegaskan bahwa pembelajaran mendalam menjadi prioritas Kemendikdasmen untuk menjawab tantangan kemampuan siswa dalam memahami dan mengontekstualisasikan materi. Ia menekankan pentingnya penguasaan substansi oleh guru sebelum menerapkan metode pembelajaran.
“Pembelajaran mendalam bukan kurikulum baru, tetapi pendekatan yang menuntut guru memahami konten secara komprehensif,” ujarnya.
Baca juga : Cuaca Ekstrem, Tagana Tasikmalaya Tingkatkan Kesiapsiagaan Antisipasi Bencana
Atip juga menyoroti pentingnya joyful learning dan pengurangan beban administratif guru agar proses pembelajaran berlangsung lebih bermakna. “Pemerintah akan terus memperluas dukungan peningkatan kompetensi guru, termasuk fasilitas belajar, beasiswa, dan tunjangan bagi guru non-PNS,” imbuhnya.
Pelatihan yang digelar BBGTK Jawa Barat bekerja sama dengan Persatuan Islam tersebut diikuti 236 peserta guru serta 106 kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan. Kepala BBGTK Jawa Barat, Sugito Adiwarsito, menyebut pelatihan dirancang untuk memperkuat pemahaman konsep pembelajaran mendalam melalui teori, simulasi, dan praktik asesmen.
Para peserta mengaku mendapat manfaat signifikan dari kegiatan ini. Guru SDIT Persis Tarogong Garut, Alpiyani, menilai pelatihan memberi wawasan baru sekaligus solusi bagi tantangan pembelajaran.
Sementara Arif Rahman Hakim, Kepala SMA Plus Mualimin Bandung Barat, menyebut kegiatan ini memperkuat kepemimpinan dan kolaborasi lintas jenjang.
Kemendikdasmen berharap para guru dan kepala sekolah dapat menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam di satuan pendidikan masing-masing guna meningkatkan kualitas belajar siswa secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....