Kasus Keracunan MBG Berulang, Alarm Evaluasi Tata Kelola Program

  • 15 Sep 2026 13:17 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris mendesak pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ditingkatkan untuk mencegah kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis.
  • Pengawasan ketat diperlukan untuk memastikan makanan yang diberikan kepada penerima manfaat memenuhi standar keamanan pangan yang berlaku.
  • Tujuan penguatan pengawasan adalah untuk menghindari korban dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap program kesehatan nasional.

WAKIL Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris mendorong pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diperketat. Hal ini dikatakan menyusul masih terjadinya kasus keracunan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Charles mengatakan, pengawasan penting dilakukan untuk memastikan makanan yang diberikan kepada penerima manfaat memenuhi standar keamanan. Dan nantinya tidak ada lagi yang menimbulkan korban.

Menurutnya, evaluasi tidak hanya perlu dilakukan setelah terjadi kasus keracunan. Tetapi juga melalui pengawasan terhadap proses penyelenggaraan MBG secara menyeluruh.

“Jadi pihak APH bisa melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait, baik itu SPPG maupun pihak Badan Gizi Nasional. Untuk bisa memberikan keadilan bagi para korban yang sudah mengalami keracunan,” kata Charles di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Senin 14 September 2026.

Charles menyebut, data Kementerian Kesehatan yang dikumpulkan dari dinas kesehatan di berbagai daerah. Kini jumlah korban keracunan pelaksanaan MBG mencapai lebih dari 53.000 orang.

“Karena sampai hari ini, sudah lebih dari 53.000 orang yang menjadi korban keracunan. Ini data-data surveilans dari Kementerian Kesehatan, sehingga data ini sudah pasti valid,” ucapnya.

Menurut Charles, besarnya jumlah korban tersebut harus menjadi perhatian serius bagi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan MBG. Termasuk SPPG dan Badan Gizi Nasional (BGN).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....