Abu Anak Krakatau dan Efek Domino di Langit Indonesia
- 08 Sep 2026 15:31 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Soekarno-Hatta kembali beroperasi setelah penutupan sementara akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
- Keselamatan penerbangan menjadi prioritas, dengan pemeriksaan runway, pesawat, serta pemantauan pergerakan abu vulkanik.
- Gangguan penerbangan berdampak luas, mulai dari ribuan penerbangan dan penumpang hingga arus logistik melalui Bandara Soekarno-Hatta.
Besarnya jumlah penumpang terdampak membuat pemulihan penerbangan membutuhkan pengaturan yang tidak sederhana. Pemerintah kemudian meminta maskapai menyiapkan sejumlah alternatif agar penumpang tidak terkonsentrasi di bandara yang masih terdampak.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengarahkan maskapai menggunakan bandara alternatif. Bandara Kertajati, Ahmad Yani, Juanda, dan Solo menjadi bagian dari opsi untuk mengalihkan penerbangan.
Penggunaan bandara alternatif diharapkan dapat mengurangi penumpukan penumpang. Pada saat yang sama, maskapai dapat mempertahankan konektivitas penerbangan meskipun sejumlah bandara belum dapat beroperasi.
“Kami mendorong agar para maskapai dapat menggunakan sebut untuk menghindari penumpang baik yang akan datang maupun yang akan terbang. Ini yang kita harapkan, supaya pengaturan maupun layanan kepada penumpang dapat didapatkan secara optimal,” ucapnya.
Pemerintah juga memastikan penumpang yang penerbangannya dibatalkan memperoleh pengembalian dana secara penuh. Namun, besarnya jumlah penumpang membuat proses refund tidak seluruhnya dapat diselesaikan dalam waktu satu hari.
“ada 300 ribu sekian lebih yang terdampak. Proses refund biasanya memang ada yang tidak bisa selesai sekaligus dalam satu hari,” ujar Dudy di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin 7 September 2026.
Dudy memastikan hak penumpang tetap dipenuhi meskipun proses pengembalian dana membutuhkan waktu. Pemerintah juga berkoordinasi dengan Online Travel Agent untuk memastikan kebijakan refund dapat diterapkan secara konsisten.
“Kami pastikan bahwa semua penumpang yang melakukan proses refund akan mendapatkan haknya 100 persen. Kami juga berkoordinasi dengan Online Travel Agent (OTA),” katanya.
Dalam pelaksanaannya, proses refund juga dapat menghadapi persoalan administratif. Pemerintah mengingatkan penumpang memastikan kesesuaian identitas dan rekening agar proses verifikasi dapat dilakukan.
Di sisi lain, pemindahan penerbangan tidak hanya menyangkut penumpang. Gangguan di Bandara Soekarno-Hatta juga berpotensi menghambat arus barang yang bergerak melalui salah satu pintu utama logistik udara Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....