'Giuseppe Garibaldi' Kapal Induk Italia yang Kini Berlabuh di Indonesia

  • 26 Jul 2026 14:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Rapat Paripurna DPR RI pada 21 Juli 2026 menyetujui penerimaan hibah Alat Peralatan Pertahanan Keamanan (Alpalhankam) dari luar negeri sebagai syarat konstitusional.
  • Salah satu hibah utama adalah kapal induk Giuseppe Garibaldi yang berasal dari Pemerintah Italia.
  • Komisi I DPR menilai hibah pertahanan keamanan tersebut akan memperkuat sistem pertahanan nasional Indonesia.

Kapal induk Giuseppe Garibaldi dibangun di galangan kapal Monfalcone, Italia. Kapal ini dirancang sebagai pusat komando serta pengendalian operasi laut maupun udara Angkatan Laut Italia.

Giuseppe mampu mendukung berbagai misi berkat sayap udara yang dibawanya. Sekaligus dilengkapi sistem persenjataan antikapal, antipesawat, serta sistem pertahanan aktif dan pasif berteknologi modern.

Sesuai kebutuhan operasi, Giuseppe Garibaldi dapat mengoperasikan berbagai jenis helikopter, seperti EH101, SH90A, dan AB212. Giuseppe juga mengoperasikan pesawat tempur lepas landas dan mendarat vertikal (STOVL) AV-8B Plus Harrier II.

Sepanjang masa tugasnya, kapal ini terlibat dalam sejumlah operasi internasional. Pada 1994 dan 1995, Giuseppe Garibaldi mendukung misi kemanusiaan dan operasi PBB di Somalia.

Kemudian, pada 1999, kapal ini bertugas di Laut Adriatik memberikan dukungan operasional dan logistik dalam operasi di Yugoslavia. Pada 2001–2002, Giuseppe Garibaldi menjadi kapal komando dalam Operation Enduring Freedom.

Selama 87 hari tanpa henti di laut, kapal menempuh sekitar 20.000 mil laut. Ia menjalankan misi pengendalian wilayah laut, pencegahan akses musuh, serta operasi udara di Afghanistan menggunakan pesawat AV-8B Harrier II.

Tahun 2006, kapal ini kembali dikerahkan ke Lebanon sebagai kapal komando dalam Operation Mimosa dan Operation Leonte. Selain mengawal kapal dagang, Giuseppe mendukung pendaratan amfibi sekitar 1.000 personel militer Italia di wilayah selatan Lebanon.

Pada 2011, kapal tersebut berpartisipasi dalam Operation Odyssey Dawn dan kemudian Operation Unified Protector terkait krisis Libya. Fungsi kapal komando dijalankan untuk penegakan embargo senjata dan zona larangan terbang sesuai resolusi Dewan Keamanan PBB.

Selama penugasan tersebut, kapal kembali menempuh sekitar 20.000 mil laut dalam 78 hari berturut-turut. Selanjutnya, pada 2015 hingga 2017, Giuseppe menjadi kapal utama dalam Operasi SOPHIA Uni Eropa.

Misi ini bertujuan memberantas jaringan perdagangan manusia sekaligus mencegah tragedi kemanusiaan di kawasan Laut Mediterania bagian tengah. Selain berfungsi sebagai kapal induk, Giuseppe Garibaldi juga dapat dioperasikan sebagai Landing Helicopter Assault (LHA).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....