'Giuseppe Garibaldi' Kapal Induk Italia yang Kini Berlabuh di Indonesia

  • 26 Jul 2026 14:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Rapat Paripurna DPR RI pada 21 Juli 2026 menyetujui penerimaan hibah Alat Peralatan Pertahanan Keamanan (Alpalhankam) dari luar negeri sebagai syarat konstitusional.
  • Salah satu hibah utama adalah kapal induk Giuseppe Garibaldi yang berasal dari Pemerintah Italia.
  • Komisi I DPR menilai hibah pertahanan keamanan tersebut akan memperkuat sistem pertahanan nasional Indonesia.

RAPAT Paripurna DPR RI menyetujui penerimaan hibah Alat Peralatan Pertahanan Keamanan (Alpalhankam) dari luar negeri pada Selasa 21 Juli 2026. Persetujuan menjadi syarat konstitusional sebelum hibah diterima pemerintah.

Salah satu hibah itu berupa kapal induk Giuseppe Garibaldi dari Pemerintah Italia. Komisi I DPR menilai hibah tersebut memperkuat pertahanan nasional.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Budi Djiwandono, mengatakan pihaknya telah membahas permohonan hibah tersebut pada 20 Juli. “Komisi I DPR menyetujui penerimaan Alpalhankam dari luar negeri,” ucap Budi dalam rapat paripurna.

Persetujuan mengacu Undang-Undang Keuangan Negara yang mewajibkan persetujuan DPR. Seluruh fraksi di Komisi I menyatakan sepakat menerima hibah tersebut.

Kementerian Pertahanan mengusulkan hibah melalui surat tertanggal 7 Juli 2026. Pembahasan hibah melibatkan Kementerian Keuangan, Mabes TNI, dan seluruh kepala staf angkatan.

Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto menjelaskan, persetujuan hibah itu senilai 54.022.426,67 euro. Hal ini mengacu pada Surat Menteri Pertahanan Nomor B/1845/M/VII/2026 tertanggal 7 Juli 2026.

Utut menegaskan, pengadaan alutsista strategis tersebut harus dibarengi dengan berbaga kesiapan. Di antaranya doktrin operasi, sumber daya manusia, serta penguatan industri pertahanan nasional.

Meski menyetujui usulan pemerintah, Komisi I menilai pemanfaatan kapal induk harus didukung doktrin operasional yang matang. Tujuannya agar mampu memperkuat sistem pertahanan secara optimal.

“Kapal hibah ini harus memberikan lesson learned bagi Kementerian Pertahanan, TNI, dan industri pertahanan nasional," ucapnya. Sementara itu, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto mengapresiasi dukungan seluruh Fraksi di Komisi I DPR RI.

Ia memastikan pemerintah akan menindaklanjuti berbagai masukan DPR. Terutama terkait anggaran, penyempurnaan doktrin, serta pelibatan industri pertahanan untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia.

Pemerintah juga menyatakan optimistis Giuseppe Garibaldi akan tiba sebelum HUT ke-81 TNI. “Rencana kedatangan kapal pada tanggal 20 September 2026," kata Direktur Jenderal Kekuatan Pertahanan Kemhan, Marsda TNI Hendrikus Haris Haryanto.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....