Menanti Pembenahan Latihan Dasar Militer Calon Manajer Kopdes
- 28 Jun 2026 08:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Lima orang peserta Latihan Dasar Militer (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan dan Kampung Nelayan Merah Putih meninggal karena sakit
- Kementerian Pertahanan menegaskan latsarmil bukan meningkatkan kemampuan perang melainkan menumbuhkan jiwa kepemimpinan yang nasionalisme
- Pemerintah akan melakukan evaluasi Latihan Dasar Militer usai lima orang peserta meninggal
- Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin meminta pendekatan militer untuk pelatihan manajemen calon manajer agar segera dihentikan
Kementerian Pertahanan menjadi salah satu Panitia Seleksi Nasional (Pansel) rekrutmen sumber daya manusia (SDM) untuk perkuat kopdes dan kampung nelayan. Unsur lainnya dari Kementerian Kesehatan; Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi; dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Ketut mengatakan dalam rapat bersama, Kemenpan RB memberikan penugasan kepada Kementerian Pertahanan untuk menyelenggarakan latihan bela negara. Ia menegaskan latihan ini tidak boleh disamakan dengan pendidikan militer atau prajurit.
Kegiatan latsarmil bukan bertujuan untuk membentuk peserta menjadi prajurit atau anggota militer. Para peserta tetap berada pada profesi dan penugasan sipil sebagai calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan dan Kampung Nelayan Merah Putih.
Ketut menjelaskan latsarmil untuk membentuk mental karakter calon manajer, menumbuhkan rasa tanggung jawab, daya juang dan kerja sama. Dengan adanya kegiatan latsarmil diharapkan peserta mampu dalam memecahkan masalah.
“Penekanannya bukan pada kemampuan tempur, melainkan pada pembentukan mental karakter tanggung jawab, daya juang, kerjasama, dan kemampuan memecahkan masalah. Latihan diarahkan untuk membentuk karakter, disiplin, kepemimpinan, integritas, profesionalisme, kemampuan bekerja dalam tekanan, serta semangat pengabdian kepada masyarakat,” katanya menegaskan.
Kegiatan latsarmil diarahkan agar lebih adaptif, edukatif, dan memperhatikan kondisi psikologis peserta. Metode pembelajaran yang membangun semangat kerjasama, problem solving atau memecahkan masalah, dan suasana yang lebih mengembirakan.
Adapun korelasi latihan dasar militer memiliki keterkaitan dengan pertahanan negara karena kopdes dan kampung nelayan dibentuk untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Sementara itu, ekonomi yang kuat merupakan bagian dari ketahanan nasional.
Oleh sebab itu, untuk mewujudkan rencana strategis tersebut, dibutuhkan calon manajer yang memiliki karakter, berintegritas, disiplin. Kemudian memiliki jiwa kepemimpinan yang merupakan bagian penting dalam mendukung pembangunan nasional.
“Harus memiliki jiwa kepemimpinan menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan nasional dan pertahanan negara secara luas. Penyelenggaraan latihan bela negara dan manajerial ini disusun secara terukur dengan memperhatikan latar belakang peserta sebagai masyarakat sipil,” ujarnya.
|
Selanjutnya,
Pemerintah Evaluasi Latihan Dasar Militer
|
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....