Ketika Rupiah Melemah, Indonesia jadi Magnet Wisatawan Asing
- 04 Jun 2026 13:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pelemahan rupiah membuat biaya berwisata di Indonesia lebih murah sehingga meningkatkan daya tarik Indonesia bagi wisatawan mancanegara
- Data BPS mencatat kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 1,25 juta pada April 2026 atau naik 14,75 persen secara bulanan dan 7,22 persen secara tahunan
- Meningkatnya kunjungan wisman memberikan peluang bagi sektor pariwisata, hotel, restoran, dan UMKM, namun tetap dibayangi tantangan kenaikan biaya operasional akibat pelemahan rupiah
Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini melaporkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada April 2026 mencapai 1,25 juta kunjungan. Angka tersebut meningkat dibandingkan capaian bulan sebelumnya maupun periode yang sama tahun lalu.
"Dengan demikian, secara total jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 1,25 juta atau naik 14,75 persen secara bulanan. Sedangkan secara tahunan naik 7,22 persen," ujar Pudji.
Secara kumulatif, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang Januari hingga April 2026 mencapai 4,68 juta kunjungan. Capaian tersebut meningkat 8,24 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurut BPS, angka tersebut menjadi capaian tertinggi sejak tahun 2020. Kunjungan terbanyak masih tercatat melalui Bandar Udara Ngurah Rai, Bali.
Pudji mengatakan wisatawan pemegang paspor Malaysia menjadi kelompok terbesar yang berkunjung ke Indonesia. Posisi berikutnya ditempati wisatawan Australia dan Tiongkok.
"Kunjungan Wisman paling banyak dilakukan oleh wisatawan yang memegang paspor Malaysia yaitu 16,65 persen. Kemudian yang kedua adalah Australia yaitu 12,65 persen dan yang ketiga adalah Tiongkok 10,73 persen," katanya.
Data tersebut menunjukkan negara-negara tetangga masih menjadi pasar utama wisata Indonesia. Kondisi itu sejalan dengan pandangan sejumlah pelaku pariwisata mengenai potensi pasar regional.
|
Selanjutnya,
Wisatawan Tetangga Jadi Motor Pertumbuhan Kunjungan
|
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....