Peringatan Hari Nakba, Nestapa Rakyat Palestina di bawah Penjajahan Zionis Israel

  • 16 Mei 2026 22:26 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Peringatan Hari Nakba tahun ini mengingatkan kembali masyarakat dunia, bahwa di era modern ini masih ada penjajahan di muka bumi.
  • Nakba adalah kata dari bahasa Arab yang berarti ‘bencana’ atau ‘malapetaka’ berupa pengusiran paksa warga Palestina oleh entitas zionis Israel di tahun 1948.
  • Dalam peringatan 78 tahun Nakba, Indonesia menegaskan dukungannya terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Ilustrasi. Dukungan masyarakat sipil terhadap perjuangan rakyat Palestina melalui Gerakan Global Sumud Flotilla untuk menembus blokade zionis Israel di Gaza (Foto:IG Global Sumud Flotilla)

Sejauh ini, dukungan terhadap pejuangan rakyat Palestina melawan penjajahan zionis Israel, justru datang Gerakan kemanusiaan komunitas internasional. Mulai dari gerakan Boikot, Divestasi dan Sanksi (BDS) sampai aksi para aktivis kemanusiaan melakukan pelayaran ke Gaza.

Gerakan BDS merupakan kampanye global tanpa kekerasan untuk menekan zionis Israel agar mematuhi hukum internasional. Gerakan ini mendorong masyarakat dunia untuk memboikot produk dari perusahaan yang berafiliasi dengan Israel.

Selain itu, melakukan diberstasi terhadap institusi yang berafiliasi dengan zionis Israel. Serta meuntut sanksi atas kejahatan kemanusiaan yang dilakukan zionis Israel.

Selain BDS, juga ada Gerakan Gaza Flotilla yaitu gerakan masyarakat sipil untuk mendobrak blokade Israel di Jalur Gaza. Serta mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi warga Gaza.

Gerakan Gaza Flotilla dilakukan dengan misi pelayaran ke Jalur Gaza untuk menembus blokade Israel melalui jalur laut. Gerakan ini sudah melakukan beberapa kali misi pelayaran dan selalu mendapat serangan dari tentara zionis Israel.

Israel bahkan melakukan serangan bersenjata dan menangkap para aktivis Gaza Flotilla saat masih berada di perairan internasional. Seperti yang terjadi dalam misi baru baru ini oleh armada Global Sumud Flotilla.

Sejumlah warga negara Indonesia juga ikut dalam misi Global Sumud Flotilla. Armada ini tetap melanjutkan pelayarannya menembus blokade Gaza, meski ancamannya dihadang dan ditangkap tentara zionis Israel.

Sementara itu, dalam peringatan 78 tahun Nakba, Indonesia menegaskan dukungannya terhadap perjuangan rakyat Palestina. Wakil Tetap Rerpublik Indonesia di PBB, Umar Hadi menegaskan hal tersebut dalam pidatonya di Markas Besar PBB, Jumat, 15 Mei 2026.

Dalam pernyatannya, Umar Hadi menyatakan pentingnya pengakuan terhadap peristiwa Nakba untuk memulihkan martabat rakyat Palestina. Indonesia juga mendorong solusi dua negara di Palestina serta mendukung penuh keanggotaan Palestina di PBB.

Indonesia, kata Umar Hadi, juga mendorong penegakan hukum internasional dan putusan Mahkamah Internasional (ICJ). ICJ memutuskan bahwa zionis Israel harus menghentiikan penjajahan di ilegalnya di wilayah Palestina.

Indonesia punya tanggung jawab moral untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina melawan penjajahan Israel. Karena amanat itu sudah ditegaskan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Dalam pembukaan itu disebutkan, “Bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan,”

Lalu apa yang bisa dilakukan masyarakat untuk memberikan dukungan pada rakyat Palestina? Dukungan bisa dilakukan dengan membantu pengungsi dan rakyat Palestina.

Selain itu, pelajari sejarah penjajahan zionis Israel di Palestina, suarakan kebenaran dan bersuara menentang ketidakadilan. Selebihnya, selalu mendoakan dan memberikan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....