Insiden Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Jadi Momentum Pemerintah Berbenah
- 30 Apr 2026 02:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Perbaikan sistem perkeretapian di Indonesia.
- Kereta Api atau KRL merupakan favorit masyarakat di Jabodetabek dalam aktivitas keseharian.
Perlintasan sebidang liar menjadi problem serius dalam perkeretaapian Indonesia. Bukan saja jumlahnya yang banyak namun juga membahayakan dari sisi keselamatan.
Merespon hal tersebut, PT KAI memastikan telah menertibkan sejumlah perlintasan sebidang liar. KAI mengimbau warga untuk patuh dan tak membuat lagi perlintasan sebidang liar.
"Perlintasan sebidang ini, pada saat ini, kami dengan Kementerian Perhubungan dalam hal ini Ditjen Kereta Api, itu melakukan penertiban yang sangat ketat sekali ya. Tapi tentunya kami mengharapkan dukungan dari masyarakat juga," kata Dirut PT KAI Bobby Rasyidin saat jumpa pers di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu 20 April 2026.
Bobby meminta masyarakat untuk tidak lagi membuat perlintasan sebidang liar. Sebab, hal ini dapat mengganggu kerja masinis.
"Dua hal, satu adalah tidak membuat perlintasan liar lagi, saya ulangi tidak membuat perlintasan liar lagi. Ketika membuat perlintasan liar ini, maka satu menghalangi visibility dari masinis kami," ujarnya.
Dia menjelaskan, perlintasan sebidang resmi memiliki alat sensor. Sedangkan, perlintasan sebidang liar hanya mengandalkan bambu atau kayu sebagai penutup.
"Perlintasan yang resmi dan yang dipasang peralatan itu tidak hanya simple, hanya pakai portal, itu ada alat sensor di dalamnya. Itu yang pertama, kami minta dari masyarakat," katanya.
Dia juga mengimbau masyarakat tak membuka lagi perlintasan sebidang liar yang telah ditutup oleh pihaknya. Dia mengatakan perlintasan yang ditutup lantaran tidak memenuhi syarat.
"Jika ada perlintasan-perlintasan yang sudah dijaga, sudah dipasang alatnya, jangan dilanggar. Yang ditutup, yang kami sudah tutup karena tidak memenuhi syarat-syarat keselamatan mohon jangan dibuka lagi," katanya.
|
Selanjutnya,
Menunggu Investigasi KNKT
|
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....