Prajurit TNI Gugur dalam Misi UNIFIL, Keanggotaan Indonesia di BoP Digoyang

  • 31 Mar 2026 18:51 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tentara Nasional Indonesia (TNI) kehilangan tiga prajurit terbaiknya yang sedang menjalankan tugas misi perdamaian UNIFIL di Lebanon Selatan
  • Kepala Operasi Perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Jean‑Pierre Lacroix menyebut serangan terhadap pasukan perdamaian termasuk kejahatan perang.
  • Juru Bicara UNIFIL Kandice Ardiel mengaku belum memiliki informasi yang detil tentang dua insiden serangan tersebut dan akan melakukan investigasi
  • Pemerintah Indonesia mengutuk keras serangan terhadap pasukan perdamaian yang menewaskan prajurit Indonesia dan meminta penyelidikan secara menyeluruh
Salah satu prajurit TNI yang gugur dalam serangan di Lebanon Selatan, Prajurit Kepala Farizal Rhomadhon (Foto:IGFarizal)

Gugurnya tiga prajurit TNI di Lebanon Selatan, bukan hanya duka bagi TNI tapi juga bagi seluruh rakyat Indonesia. Tiga prajurit yang gugur adalah Prajurit Kepala Farizal Rhomadhon, gugur akibat serangan artileri di kawasan Adchit Al Qusayr pada Minggu 29 Maret 2026.

Dua prajurit lainnya adalah Sersan Satu Muhammad Nur Ichwandan Kapten (inf) Zulmi Aditya Iskandar. Kedunaya gugur aakibat ledakan kendaraan di dekat Bani Haiyyan, Senin 30 Maret 2026.

Selain yang gugur, dalam serangan di Adchit Al Qusayr, tiga prajurit TNI lainnya mengalami luka-luka. Sedangkan dalam insiden di Bani Haiyyan, dua prajurit juga mengalami luka-luka.

Kementerian Pertahanan dalam siaran persnya menegaskan akan tetap memprioritaskan keselamatan pasukan perdamaian. “Langkah-langkah evakuasi dan penanganan medis juga telah dilaksanakan secara cepat sesuai prosedur operasional PBB,” kata Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait dalam siaran pers tersebut.

Indonesia, tambah Rico, berkomitmen untuk berkontribusi aktif dalam menjaga perdamaian dunia. Serta mendukung stabilitas kawasan melalui partisipasi dalam misi perdamaian PBB.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....